BENGKULU//Mediainfopol.com/       Sebanyak 21 lulusan terbaik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Bengkulu resmi diberangkatkan untuk bekerja di Jepang. Keberangkatan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berdaya saing di pasar kerja internasional.

Prosesi pelepasan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, yang mewakili Gubernur Bengkulu, dalam rangkaian apel Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Kantor Gubernur Bengkulu.

Dalam sambutannya, Herwan Antoni menyampaikan bahwa lulusan SMK saat ini tidak hanya dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di dalam negeri, tetapi juga diarahkan menjadi tenaga kerja profesional yang memiliki kompetensi, disiplin, dan daya saing di tingkat global.

“Keberangkatan ini merupakan kebanggaan bagi Bengkulu. Mereka adalah duta daerah yang akan menunjukkan kualitas SDM Bengkulu di dunia internasional. Kami berharap mereka dapat bekerja secara profesional, menjaga nama baik daerah dan Indonesia, serta membawa pulang pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Herwan menjelaskan, Pemerintah Provinsi Bengkulu terus membuka peluang kerja ke Jepang bagi sekitar 1.200 lulusan SMK, SMA, hingga perguruan tinggi. Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui pengalaman kerja di luar negeri.

Dengan masa kontrak kerja selama lima tahun yang dapat diperpanjang, para peserta tidak hanya memperoleh penghasilan yang layak, tetapi juga kesempatan untuk menguasai teknologi modern, meningkatkan kompetensi, membangun etos kerja, serta memperluas wawasan dan jejaring internasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, menyampaikan bahwa program penempatan tenaga kerja ke Jepang telah dimulai sejak tahun 2025. Pada angkatan pertama, sebanyak 86 peserta mengikuti pelatihan intensif.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 peserta telah dinyatakan lulus seluruh tahapan pelatihan dan siap diberangkatkan ke Jepang. Sementara itu, peserta lainnya masih menjalani proses pelatihan hingga memenuhi standar yang dipersyaratkan,” jelasnya.

Ke-21 peserta tersebut dijadwalkan berangkat secara bertahap pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026, dengan rincian sebagai berikut:

– SMKN 1 Rejang Lebong: 7 orang.

– SMKN 4 Rejang Lebong: 6 orang.

– SMKN 5 Bengkulu Utara: 5 orang.

– SMKN 5 Kota Bengkulu: 2 orang.

– SMKN 3 Bengkulu Selatan: 1 orang.

Program ini diharapkan menjadi awal lahirnya lebih banyak tenaga kerja asal Bengkulu yang mampu menembus pasar kerja internasional, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan penguasaan bahasa asing agar siap bersaing di era global. (M.Harus ak)