Gresik –mediainfopol.com
Pemerintah Kecamatan Ujungpangkah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh desa di Kecamatan Ujungpangkah, anggota DPRD Kabupaten Gresik, serta unsur pemerintah kecamatan.
Kecamatan Ujungpangkah terdiri dari 13 desa. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa hingga saat ini ada dua desa belum memiliki kepala desa definitif.
Sekretaris Camat Ujungpangkah, Mudofar, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui program yang dilaksanakan secara serentak di seluruh desa.
“Program kebersihan lingkungan telah dilaksanakan secara simultan melalui kerja bakti di seluruh desa. Harapannya, Kecamatan Ujungpangkah terbebas dari tumpukan sampah,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pada tahun ini pemerintah kecamatan memfokuskan program pada kebersihan lingkungan melalui kerja sama dengan dinas terkait. Salah satu program yang rutin dilaksanakan adalah kegiatan kerja bakti setiap hari Jumat, sebagai upaya membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Gresik dari Fraksi PKB, Syaikhu Busiri, menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa.
“APBDes wajib disampaikan kepada publik. Penggunaan keuangan desa juga harus dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel agar masyarakat mengetahui pelaksanaan pembangunan di desanya,” tegasnya.
Musrenbang Kecamatan Ujungpangkah menjadi forum strategis untuk menghimpun usulan prioritas pembangunan dari desa-desa sebagai bahan penyusunan RKPD Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2027. Diharapkan seluruh usulan yang disampaikan dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.