TIM SAR Gabungan BaLi Akhirnya Di Temukan Dalam Kondisi Selamat

JEMBER – Mediainfopol.com

Tiga anak buah kapal (ABK) speed boat Baliman yang sebelumnya menjadi target pencarian Tim SAR Gabungan Bali akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di perairan Puger, Kabupaten Jember, Rabu (16/9/2026).

Ketiganya ditemukan dan dievakuasi oleh nelayan Puger setelah mengalami kendala di tengah laut akibat kehabisan bahan bakar minyak (BBM).

Komandan Pos TNI AL Puger, Letda Laut (P) Eko Priyo Pambudi, S.H., mengatakan, ketiga ABK ditemukan oleh nelayan Puger dan selanjutnya dievakuasi menuju pesisir Puger.

“Alhamdulillah, tiga ABK yang sebelumnya menjadi target pencarian Tim SAR Gabungan Bali berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Setelah dievakuasi, ketiganya dibawa menuju pesisir Puger,” ujar Eko.

Berdasarkan hasil assessment Tim Pos SAR Jember bersama Pos TNI AL Puger, kejadian bermula pada 9 September 2026 sekitar pukul 09.00 WITA. Ketiga korban berangkat dari Dermaga Bali menuju Nusa Penida menggunakan speed boat Baliman.

Namun, dalam perjalanan, kapal mengalami kehabisan BBM sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan. Speed boat kemudian terombang-ambing di laut hingga akhirnya ditemukan oleh nelayan Puger.

Pada 16 September 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, ketiga korban berhasil dievakuasi warga atau nelayan Puger menggunakan perahu jenis jukung bernama “Gladis”.

Sekitar pukul 18.16 WIB, ketiga korban tiba di pesisir pantai Puger bersama seorang nelayan bernama Aris. Selanjutnya, mereka dibawa ke rumah Aris di Puger Wetan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember untuk beristirahat.

Setelah korban tiba di daratan, Tim Pos SAR Jember bersama Pos TNI AL Puger langsung melakukan assessment untuk memastikan kondisi ketiga korban sekaligus mendapatkan informasi mengenai keberadaan speed boat.

“Dari hasil assessment, ketiga korban dalam kondisi selamat. Saat ini mereka beristirahat di rumah warga di Puger Wetan sambil menunggu proses pemulangan,” jelas Eko.

Berdasarkan keterangan para korban, speed boat yang mereka gunakan masih berada di sekitar Rumpon Bleduk, dengan jarak diperkirakan sekitar 42 nautical mile (NM) dari pesisir pantai Puger.

“Kami juga mendapatkan informasi bahwa kapal masih berada di sekitar Rumpon Bleduk. Untuk penanganan lebih lanjut terkait keberadaan kapal, kami terus melakukan koordinasi dengan unsur SAR dan pihak terkait,” ungkapnya.

Adapun ketiga korban yakni I Nyoman Budiana (49), warga Tanjung Benoa, yang merupakan kapten kapal. Kemudian Keristino Sahreza (17), sebagai crew, serta Niko Demios Landena (48), juga sebagai crew.

Untuk proses pemulangan, pihak keluarga Kapten I Nyoman Budiana dijadwalkan menjemput ketiga korban melalui jalur darat pada Kamis (17/9/2026).

“Kami bersama Tim Pos SAR Jember akan terus berkoordinasi dengan keluarga korban terkait proses pemulangan. Yang terpenting saat ini ketiganya sudah ditemukan dalam keadaan selamat,” pungkas Eko.

Ia juga mengapresiasi nelayan Puger yang membantu proses evakuasi ketiga korban hingga ke daratan.

“Sinergi antara nelayan, TNI AL dan unsur SAR sangat penting ketika terjadi kondisi darurat di laut. Kami mengapresiasi bantuan nelayan Puger sehingga ketiga korban dapat dievakuasi dengan selamat,” tutupnya.

 

 

(Nurdiansyah)