Kejuaraan Petanque Pelajar Jember 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Menuju POPDA dan PORPROV

 

JEMBER – Mediainfopol.com

Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan olahraga pelajar melalui penyelenggaraan Kejuaraan Petanque Pelajar Kabupaten Jember 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, di Lapangan Petanque Slawu, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Kejuaraan tersebut digelar sebagai langkah strategis untuk menjaring atlet-atlet muda potensial yang nantinya dipersiapkan menghadapi berbagai ajang olahraga tingkat daerah maupun provinsi. Fokus utama pembinaan diarahkan untuk menyongsong Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Timur.

Dalam pelaksanaannya, panitia mempertandingkan dua nomor yang menjadi prioritas pembinaan, yakni kategori Single SD dan kategori Double Open. Kedua nomor ini dinilai mampu memberikan ruang kompetisi bagi atlet usia dini hingga pelajar yang telah memiliki pengalaman bertanding.

Tingginya minat peserta terlihat sejak masa pendaftaran dibuka. Antusiasme dari sekolah-sekolah di berbagai wilayah Kabupaten Jember membuat seluruh kuota yang disediakan panitia terisi penuh dalam waktu relatif singkat.

Keberhasilan memenuhi seluruh slot peserta menjadi indikator positif bahwa olahraga petanque semakin dikenal dan diminati oleh kalangan pelajar. Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa program pembinaan yang dilakukan FOPI Jember mulai memberikan dampak nyata terhadap perkembangan cabang olahraga ini.

Berdasarkan data panitia, total terdapat 48 tim yang berpartisipasi dalam kejuaraan tahun ini. Jumlah tersebut terbagi secara merata pada dua kategori yang dipertandingkan.

Sebanyak 24 tim mengikuti kategori Single SD. Kehadiran para peserta usia sekolah dasar menjadi gambaran bahwa proses regenerasi atlet petanque di Kabupaten Jember terus berjalan dan memiliki prospek yang menjanjikan untuk masa mendatang.

Sementara itu, kategori Double Open juga diikuti oleh 24 tim yang terdiri dari pelajar berbakat dari berbagai jenjang pendidikan. Persaingan di kategori ini berlangsung cukup kompetitif karena mempertemukan atlet-atlet yang telah memiliki kemampuan teknik dan pengalaman bertanding yang beragam.

Ketua Panitia, Anton Tri Cahyono, menyampaikan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi hasil latihan para atlet. Selain itu, kompetisi ini diharapkan mampu memunculkan atlet-atlet baru yang layak mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

Menurut Anton, partisipasi yang tinggi dari sekolah-sekolah menjadi motivasi tersendiri bagi panitia untuk terus menghadirkan kompetisi yang berkualitas. Ia berharap kejuaraan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperluas kesempatan bertanding bagi para pelajar.

Ketua FOPI Jember, Riki Suhermanto, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat program pembinaan atlet usia dini sebagai investasi jangka panjang bagi prestasi olahraga daerah. Dengan semakin banyaknya pelajar yang terlibat dalam olahraga petanque, FOPI Jember optimistis dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Jember di ajang POPDA, PORPROV, maupun kompetisi tingkat yang lebih tinggi.

 

(Nurdiansyah)