LUBUKLINGGAU//Mediainfopol.com/ Pemerintah Kota Lubuklinggau tak ingin menyisakan ruang kesalahan dalam pelayanan keberangkatan jamaah haji 1447 H/2026 M. Sekretaris Daerah (Sekda) H. Trisko Defriyansa menegaskan, seluruh lini harus bekerja presisi dan terukur agar momen sakral ini berjalan tanpa cela.
Dalam rapat koordinasi yang dipimpinnya, Sekda menggarisbawahi bahwa pelayanan haji bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan ujian nyata kualitas pelayanan publik. Ia meminta seluruh detail teknis dipastikan matang, termasuk hal-hal mendasar yang kerap luput dari perhatian.
“Jangan anggap sepele hal kecil. AC bus mati saja bisa berdampak besar pada kenyamanan jamaah. Ini tidak boleh terjadi. Semua harus dicek berlapis,” tegas Trisko.
Ia juga menyoroti kompleksitas di lapangan, terutama saat pelepasan di Masjid Agung Assalam. Dengan jumlah jamaah mencapai 194 orang dan potensi ribuan pengantar dari keluarga, lonjakan massa dipastikan terjadi. Karena itu, rekayasa lalu lintas, pengaturan titik kumpul, hingga fasilitas ibadah sementara harus dirancang dengan skenario yang jelas dan teruji.
“Yang kita layani ini beragam, banyak juga lansia. Maka pendekatannya tidak bisa biasa. Harus ada pengamanan, kenyamanan, dan ketertiban yang benar-benar dirasakan,” ujarnya.
Kesiapan lintas sektor pun ditekankan sebagai kunci. Bagian Kesra, Kementerian Haji dan Umrah, serta Dinas Kesehatan dituntut bergerak dalam satu komando, memastikan seluruh kebutuhan jamaah dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga pendampingan terpenuhi secara menyeluruh.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Lubuklinggau, H. Mahmudan, S.Pd.I., M.Pd., memastikan bahwa tahapan persiapan telah mencapai tahap akhir. Ia menyebut, pihaknya kini hanya menunggu hari pelaksanaan.
“Secara teknis sudah siap. Ini juga menjadi momentum pelayanan perdana kami di Kementerian Haji dan Umrah. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan maksimal,” ujarnya optimistis.
Diketahui, 194 jamaah haji asal Lubuklinggau dijadwalkan berangkat pada Minggu, 3 Mei 2026. Prosesi pelepasan akan berlangsung di pelataran Masjid Agung Assalam dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat.
Dengan tekanan pada detail, koordinasi, dan standar pelayanan yang tinggi, Pemkot Lubuklinggau berupaya memastikan keberangkatan haji tahun ini bukan hanya lancar secara teknis, tetapi juga meninggalkan kesan pelayanan yang profesional, humanis, dan bermartabat bagi para tamu Allah.
(M.Harus ak)