Musi Rawas// Mediainfopol.Com/Ini menjadi pertanyaan publik di balik pembangunan sekolah menengah atas negeri megang sakti (SMAN) yang bernilai pagu anggaran hampir tiga muliar dinilai pantastis dengan sistem swakelola oleh pihak sekolah.

Peran utama kepala sekolah dalam pembangunan bernilai miliaran menjadi sorotan di kalangan wartawan dan lembaga control sosial. Saat beberapa awak media idan LSM ngin mengkonfirmasi terkait pembangunan yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun provinsi tahun 2024 tidak ada satu orang pun bisa memberikan penjelasan.

Saat dikonfirmasi ketua LSM Gelaksi kamis 10 Oktober 2024 Joni Marsis menjelaskan 

“Kami desak pihak Inspektorat, pengawasan pendidikan Provinsi dan pihak pihak-pihak terkait lainnya untuk melakukan control terkait kegiatan pembangunan sekolah menengah atas negeri megang sakti berpotensi dinilai kuat dugaan korupsi bertujuan memperkaya diri.

Masih katnya Jhoni Marsis. Jika dugaan tidak adanya penyimpangan dan korupsi kenapa tidak ada satu orang pun bisa memberikan penjelasan terkait pembangunan yang dilaksanakan dengan nilai miliaran bahkan ada oknum yang berusaha untuk menghalangi  tidak diperbolehkan masuk dilingkungan pembangunan tersebut.” tegas Jhoni Marsis. 

Sementara itu awak media berupaya untuk menghubungi  kepala sekolah lewat whatsapp namun di sayangkan belum bisa, dihubungi sampai berta ini ditayangkan.

(M.Harus ak)