Bangkalan.Mediainfopol.com – Sekira pukul 09.00 Wib bertempat di kediaman rumah Moh Rosyid Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LIRA Tanah Merah, di Jalan Raya Patemon, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, jajaran pengurus beserta anggota LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Kecamatan Tanah Merah mempunyai hajat ngopi bareng dan serta ajang silaturahmi bagi rekan-rekan LSM yang sudah lama bergabung maupun yang baru bergabung di wadah LIRA, Kamis (28/12/2023).

Ajang silaturahmi ini tidak lain, menjalin kekompakan dan kebersamaan, disisi lain sekaligus pemberitahuan kepada muspika setempat, bahwa di kecamatan Tanah Merah sudah dibentuk Dewan Pengurus Cabang (DPC) LIRA, sebagai Ketua Moh.Rasyid, Kekompakan keguyuban nampak terjalin diantara rekan-rekan LIRA yang hadir pada hari ini.Kamis (28/12).

Turut hadir diacara silaturahmi diantaranya, Kapolsek Tanah Merah, AKP.Eko Siswanto, Danramil 0829-06/Tanah Merah, Kapten Kav Imam Ghazali, Camat,Heri Arifin, Kepala Puskesmas (Kapus) Hanafi, Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Jasuli, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD), Bupati LIRA Sholihin dan Sekda M.Ruslan beserta jajarannya, Ketua DPC,Moh Rosyid dan anggaota, serta tokoh agama juga tokoh masyarakat.

Heri Arifin Camat Tanah Merah dalam sambutannya, “Mengucapkan terimakasih atas terjalinnya kerjasama ini. Pihaknya juga berharap, kolaborasi ini dapat kiranya diimplementasikan melalui program-program bersama yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan khususnya bagi masyarakat Tanah Merah.

“Saya bangga di Tanah Merah ada Lira yang tentunya nanti kita bisa bekerjasama dalam mendukung kemajuan tanah merah seutuhnya” tuturnya.

Ditempat yang sama Kapolsek AKP Eko Siswanto, menyampaikan, melalui soliditas dan kerjasama yang baik antara pihak muspika dan LIRA, diharapkan bisa membawa dampak positif bagi kemajuan wilayah Tanah Merah ke depan. Disamping itu, memasuki tahun baru dan politik serta menjelang pemilu, peran serta masyarakat sangat penting untuk menjaga situasi dan kondisi menjadi lebih kondusif.

“Saya yakin melalui sinergitas yang baik antara muspika dan LIRA serta dukungan penuh dari masyarakat, Tanah Merah memiliki landasan yang kuat untuk membangun masa depan yang lebih baik” jelas Kapolsek Eko.

Pada kesempatan itu hadir langsung Bupati LIRA Solihin dengan menyambut baik inisiatif sinergi dengan jajaran Muspika Tanah Merah. “Kami percaya bahwa hanya melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, masyarakat, dan LSM, kita dapat mencapai pembangunan yang berkelanjutan secara signifikan,” ujar Solihin.

Solihin juga meminta kepada pihak muspika dalam realisasi program-program pemerintah agar dapat dilaksanakan secara transparan dan akuntabel kepada masyarakat. Sehingga harapan pemerintah kabupaten dapat terwujud nyata secara berkesinambungan dan harmonis..
(Wie).

You missed

Alternatif judul; 1. Puncak Arus Balik Ketapang 26–29 Maret, Pemudik Diimbau gAtur Waktu 2. Rakor Terhubung Kapolri, Banyuwangi Siapkan 16 Buffer Zone di Ketapang 3. Arus Balik Mulai Padat, Kapolda Tekankan Sinergi Pengamanan Jawa–Bali 4. Ketapang Siaga Arus Balik, Tiket Ferry Wajib via Ferizy 5. Lonjakan Pemudik Diprediksi Akhir Maret, Aparat Siaga Penuh BANYUWANGI, Arus balik Lebaran di Pelabuhan Ketapang mulai menunjukkan peningkatan sejak Senin (23/3/2026), terutama didominasi kendaraan roda dua. Puncak arus balik diprediksi terjadi pada 26–29 Maret 2026. Mengantisipasi lonjakan tersebut, Pemkab Banyuwangi bersama TNI-Polri dan stakeholder menggelar rapat koordinasi di Posko ASDP Ketapang, Selasa (24/3/2026), yang juga terhubung secara daring dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Rakor dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Wakil Bupati Mujiono, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, serta Forkopimda. Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.S.i, mengimbau pemudik untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan pada periode puncak. “Kami mengimbau pemudik bisa mengatur waktu perjalanan, termasuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere agar tidak menumpuk di puncak arus balik,” ujar Wabup Mujiono. Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kelancaran arus balik di jalur strategis Jawa–Bali. “Koordinasi ini penting untuk memastikan seluruh skenario pengamanan dan rekayasa lalu lintas berjalan optimal, sehingga arus balik tetap aman dan lancar,” tegas Irjen Pol Nanang Avianto. Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan menyebutkan, berbagai langkah mitigasi telah disiapkan, termasuk penyediaan buffer zone di sejumlah titik. “Kami telah menyiapkan 16 titik buffer zone untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Selain itu, lokasi seperti RTK Tanjungwangi, Terminal Sri Tanjung, hingga Grand Watu Dodol juga difungsikan sebagai kantong parkir tambahan,” jelas Kombes Pol Rofiq, yang dikenal sebagai polisi santri. Ditambahkan Kapolresta Rofiq, personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, SAR, relawan, dan stakeholder lainnya disiagakan penuh selama masa arus balik. “Seluruh personel kami siagakan untuk memastikan kelancaran dan keamanan pemudik di lintasan penyeberangan Jawa–Bali,” tambah pamen asal Magelang ini. Di sisi lain, Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menegaskan bahwa sistem pembelian tiket kini sepenuhnya dilakukan secara digital. “Tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Seluruh pengguna jasa wajib membeli tiket melalui aplikasi Ferizy yang sudah tersedia hingga H-60,” pungkasnya.