KEDIRI KOTA – Mediainfopol.com
Mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui patroli dan penegakan hukum, tetapi juga dengan membuka ruang dialog untuk mendengarkan langsung aspirasi serta keluhan warga. Upaya tersebut diwujudkan Polres Kediri Kota melalui kegiatan *Polres Kediri Kota Berkumpul dengan Masyarakat* dalam program Commander Wish Polri di Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WIB di Warung Mbah Modin, Jalan Teratai RT 20 RW 03, Kelurahan Ngampel, tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dua arah antara kepolisian, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dan warga.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., Kasat Binmas AKP Cahyo Widodo, S.H., serta KBO Satresnarkoba Ipda Agung Astika. Turut hadir Kanit Intelkam Polsek Mojoroto AKP Umar Said, Kepala Kelurahan Ngampel Moh. Subagya, S.Sos., beserta jajaran staf, tokoh agama Bahrudin yang akrab disapa Mbah Modin, tokoh masyarakat Misbah, Ketua Kelompok Tani Medik, Bhabinkamtibmas Aiptu Soleh, Babinsa Sertu Nova, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Kapolsek Mojoroto juga menyampaikan sejumlah program kepolisian serta perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Mojoroto. Penyampaian tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman warga mengenai peran kepolisian sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngampel Aiptu Soleh mengajak warga untuk mengedepankan komunikasi dan penyelesaian masalah secara bijaksana. Apabila muncul persoalan di lingkungan masyarakat, warga diharapkan terlebih dahulu mengupayakan penyelesaian secara kekeluargaan melalui RT/RW atau pihak kelurahan, sepanjang permasalahan tersebut memungkinkan untuk diselesaikan dengan cara tersebut.
Memasuki sesi dialog dan tanya jawab, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian di lingkungan mereka. Salah satunya disampaikan oleh seorang ketua RT mengenai keberadaan kabel jaringan internet atau Wi-Fi yang dinilai semrawut di sejumlah titik. Warga berharap ada penertiban dan penataan kabel agar lingkungan terlihat lebih rapi serta tidak mengganggu kenyamanan maupun keselamatan masyarakat.
Aspirasi lainnya disampaikan oleh Hadi yang menyoroti sejumlah pungutan biaya di lingkungan sekolah. Ia mencontohkan kegiatan peringatan Dies Natalis yang menghadirkan artis dan dinilai berpotensi menambah beban biaya bagi orang tua atau wali murid.
Keluhan tersebut menjadi bagian dari aspirasi masyarakat yang disampaikan secara langsung dalam forum dialog. Melalui kegiatan seperti ini, persoalan yang dirasakan warga dapat diketahui oleh pihak terkait sehingga berpeluang ditindaklanjuti melalui koordinasi sesuai kewenangan masing-masing.
Kegiatan *Polres Kediri Kota Berkumpul dengan Masyarakat* ini menjadi wujud pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran unsur kepolisian bersama pemerintah kelurahan, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga juga memperkuat semangat kolaborasi dalam mencari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Melalui komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan, Polres Kediri Kota berharap masyarakat semakin aktif menyampaikan aspirasi, menjaga kerukunan, serta berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Kediri.