LAUNCHING PGRI Power Kabupaten Jember: Transformasi DIGITAL Untuk Guru Yang Profesional, Berdaya dan Berkolaborasi
JEMBER — Mediainfopol.com
Dunia pendidikan di Kabupaten Jember memasuki babak baru. Persatuan Guru Republik Indonesia PGRI Kabupaten Jember resmi melaunching program unggulan PGRI Power dengan mengusung semangat Transformasi Digital untuk Guru yang Profesional, Berdaya dan Berkolaborasi,
Peluncuran ini menjadi momentum penting bagi para guru di Jember untuk naik kelas dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital. PGRI Power hadir sebagai wadah dan platform untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kolaborasi antar guru.
Ketua PGRI Husnul Yaqin S.pd,M,Pd Kabupaten Jember menyampaikan, PGRI Power bukan sekadar program, melainkan gerakan untuk memastikan guru-guru di Jember mampu menjadi pendidik yang relevan dengan tantangan zaman.
“Melalui PGRI Power, kami ingin guru-guru di Jember tidak hanya mengajar, tetapi juga berdaya secara digital, profesional dalam kompetensi, dan kuat dalam kolaborasi. Ini adalah kunci untuk mencetak generasi emas,” ujarnya.
Program ini diharapkan dapat memberikan berbagai pelatihan, pendampingan, serta ekosistem digital yang memudahkan guru untuk berbagi karya, metode ajar, dan inovasi pembelajaran.
Dengan diluncurkannya PGRI Power, PGRI Kabupaten Jember optimis dapat melahirkan guru-guru yang adaptif, kreatif, dan menjadi penggerak transformasi pendidikan di Jember.
Juga menambahkan dari selaku dari wakil provinsi PGRI jawa timur bahwasanya kegiatan ini dari tahun yang lalu dan tahun akan datang , pengolahannya seperti apa anggaran nya gimana dan pengurus harus melaporkan keuangan nya seperti apa sekaligus menyusun program kerja tahunan, bahwasanya organisasi PGRI ini yang di bawahi oleh bapak Husnul Yaqin PGRI Jember yang sehat,
Perlu diketahui untuk semua aparat organisasi, kepala dinas,pemerintah kabupaten Jember khususnya bapak Bupati Jember bahwasanya organisasi PGRI ini di Jember hanya satu yaitu profesor,Dr, Unifah Rosidi,M,pd dengan SKU 8 Maret 2025 dan yang lebih penting adalah bagaimana kita mengolah organisasi yang lebih kompeten transparan , objektif dan fakta ,
Harapan kami dalam konferensi kerja PGRI kabupaten Jember ini birokrasi kepala dinas dan bapak Bupati tidak ada dualisme lagi saya mendengar bahwasanya bupati masih menganggap PGRI ini dualisme saya berharap Kabag hukum dan ahli-ahli hukum bisa mengkaji itu tentang badan hukum nya PGRI, pungkasnya
(Nurdiansyah)