-PEKALONGAN, mediainfopol.com |Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Majelis Nurul Bahar Wanashor kembali berlangsung di Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Sabtu (29/8/2026).
Memasuki tahun ketujuh pelaksanaannya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW dan mempererat silaturahmi, tetapi juga diisi dengan kegiatan sosial berupa **khitan massal dan santunan anak yatim**.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi melalui pelaksanaan khitan massal. Sementara pada sore hari, suasana kegiatan semakin ramai dengan kehadiran anak-anak yang merupakan teman dari para peserta khitan.

Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya berbagi manfaat kepada masyarakat sekitar.
Pelaksanaan kegiatan turut mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya **Ikhsan, pengusaha asal Kabupaten Pekalongan**, yang memberikan dukungan sebagai sponsor kegiatan.

Semangat gotong royong dari berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam terselenggaranya kegiatan yang memadukan syiar keagamaan dengan kepedulian sosial.
Puncak acara berlangsung selepas salat Isya dengan pengajian dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. **KH Zainal Mustofa**, pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al-Istiqomah, Cilacap, hadir memberikan tausiyah kepada jamaah dan masyarakat yang mengikuti kegiatan.

Acara yang berlangsung di **Jl. Teruntum 3/2, RT 01/RW 10, Kelurahan Klego, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan**, tersebut turut dihadiri sejumlah ulama, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Di antaranya **Kyai Muslih, Kyai Imam Riyadi, Kyai Topik dari Kertijayan, Kyai Gozali, Kyai Muzafa dari Medono, Kyai Turadi.
Kehadiran para tokoh tersebut menambah suasana silaturahmi dalam kegiatan yang tidak hanya mengedepankan syiar keagamaan, tetapi juga kepedulian sosial kepada masyarakat.
Menariknya, peringatan Maulid Nabi tersebut juga menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat. Sejumlah unsur LSM, ormas, dan komunitas turut hadir, di antaranya **Barakuda, LSM Harimau, PSHT, Laskar Macan Ali, LSM Pejuang 24, DPD PSIB Jawa Tengah,, serta LSM RobinHood 23**.

Kehadiran berbagai organisasi dan komunitas tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan keagamaan dan sosial dapat menjadi ruang bersama untuk membangun komunikasi serta mempererat hubungan antarelemen masyarakat.
Sebagian organisasi yang hadir juga diketahui memiliki kedekatan dengan Majelis Nurul Bahar Wanashor, lantaran sejumlah anggotanya merupakan bagian dari lingkungan santri majelis.
Dalam pelaksanaan kegiatan, **PSHT turut berperan dalam pengamanan**, membantu menjaga ketertiban selama seluruh rangkaian acara berlangsung.
Dukungan juga diberikan Pemerintah Kelurahan Klego. **Lurah Klego, Nur Ghoni, S.P.,** turut mendukung terselenggaranya kegiatan yang menggabungkan peringatan keagamaan dengan kegiatan sosial tersebut.
Memasuki tahun ketujuh, peringatan Maulid Nabi yang digelar Majelis Nurul Bahar Wanashor diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan terus menjadi ruang silaturahmi lintas elemen sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial.
Semangat keteladanan Rasulullah SAW pun coba diwujudkan tidak hanya melalui tausiyah dan pengajian, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama, khususnya anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.
MARLIYANTO