SIDOARJO — mediainfopol.com
Kondisi memprihatinkan dialami seorang warga di wilayah Jambon, Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Rumah yang ditempatinya terlihat jauh dari kondisi layak huni, bahkan kondisinya disebut lebih memprihatinkan dibandingkan kandang ternak.
Kondisi tersebut terpantau saat jurnalis berkunjung ke kediaman warga berinisial AS. (19/08/2026)
Sejumlah bagian rumah tampak mengalami kerusakan. Bahkan, sebagian atap rumah dilaporkan telah roboh.
Meski demikian, AS mengaku tetap bertahan di rumah tersebut untuk sekadar mendapatkan tempat berteduh bersama keluarganya.
Menurut penuturan AS, kondisi rumah tersebut sudah berlangsung kurang lebih delapan tahun. Ia juga mengaku telah menyampaikan kondisi rumahnya kepada pihak pemerintah desa sekitar satu tahun lalu.
Namun, hingga kini dirinya mengaku belum mendapatkan penanganan maupun bantuan yang diharapkan.
“Saya sudah menyampaikan kondisi rumah ini kepada pihak desa sekitar satu tahun yang lalu, tetapi sampai sekarang belum ada tanggapan,” ujar AS.
Berkaitan dengan hal tersebut redaksi langsung mengonfirmasi pihak desa melalui sekretaris desa dan seakan akan beliau tidak mengetahuinya seperti yang beliau sampaikan melalui pesan WhatsApp.
“Besok coba saya cek e di data pak kesra”
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai perhatian pemerintah desa terhadap warganya yang membutuhkan bantuan, khususnya warga yang tinggal di rumah dengan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan penghuni.
Warga berharap pemerintah desa maupun pemerintah daerah dapat segera turun tangan melakukan pengecekan secara langsung dan memastikan apakah rumah tersebut memenuhi kriteria untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) atau program bantuan sosial lainnya.
Hingga berita ini ditulis, masih diperlukan konfirmasi dari Pemerintah Desa Mliriprowo mengenai kondisi AS serta langkah yang telah dan akan dilakukan pemerintah desa terhadap laporan tersebut.
Redaksi akan terus melakukan konfirmasi dan pendalaman terkait persoalan ini.(Red)