Langkah Nyata akademik ;Wakapolres Jember Resmikan Rumah Kebangsaan

JEMBER, – Mediainfopol.com

Langkah nyata memperkuat persatuan dan nilai-nilai kebangsaan di wilayah Jember kembali diwujudkan. Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Jember secara resmi meresmikan keberadaan Rumah Kebangsaan yang berlokasi strategis di Jalan Mataram, tepatnya di kawasan depan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) KHAS Jember, Rabu (8/7). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam upaya membangun ruang interaksi dan persatuan bagi seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan peresmian berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran lengkap Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Jember, unsur pimpinan TNI, perwakilan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, sivitas akademika UIN KHAS Jember, serta berbagai elemen pemuda dan organisasi kemasyarakatan setempat. Kehadiran para pemimpin daerah ini menunjukkan dukungan besar terhadap keberadaan wadah baru tersebut.

Dalam sambutannya, Wakapolres Jember, Kompol Anthonio Effan Sulaiman, S.I.K., M.A., menyampaikan bahwa Rumah Kebangsaan ini didirikan bukan sekadar bangunan fisik, melainkan sebuah simbol persaudaraan dan tempat berkumpulnya berbagai lapisan masyarakat. Ia menegaskan, lokasi yang berada di dekat lingkungan perguruan tinggi ini dipilih agar nilai-nilai persatuan, toleransi, dan cinta tanah air dapat tumbuh subur di kalangan generasi muda dan kaum intelektual.

Lebih lanjut ia menjelaskan, keberadaan wadah ini bertujuan menjadi pusat dialog, edukasi, dan penyebaran wawasan kebangsaan. Di sini, masyarakat dapat berdiskusi, berkreasi, dan berkolaborasi tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, maupun antar golongan. Semua pihak dipersilakan memanfaatkan tempat ini untuk kegiatan positif yang memperkokoh persatuan wilayah Jember dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Perwakilan dari unsur Muspida yang hadir juga memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif pembangunan Rumah Kebangsaan ini. Mereka sepakat bahwa di tengah dinamika zaman yang terus berkembang, keberadaan ruang pemersatu seperti ini sangat dibutuhkan untuk menangkal segala potensi perpecahan, paham radikal, atau isu yang dapat merusak keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.

UIN KHAS Jember sebagai institusi pendidikan yang berada tepat di seberang lokasi juga menyambut baik kehadiran tempat ini. Pihak kampus berkomitmen untuk bersinergi aktif, mengingat lingkungan akademik adalah tempat yang paling tepat untuk menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah, dan dunia pendidikan diharapkan menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan beradab.

Rangkaian acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti, serta doa bersama demi keberkahan dan manfaat jangka panjang tempat tersebut. Suasana haru dan gembira terasa menyelimuti seluruh peserta yang hadir, menyadari bahwa kini Jember memiliki satu lagi aset berharga yang menjadi penyangga utama kestabilan sosial dan keamanan daerah.

Selain sebagai tempat diskusi, Rumah Kebangsaan ini nantinya juga akan dijadikan pusat informasi, pelatihan karakter, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Berbagai program kerja telah disusun agar tempat ini tidak sepi, melainkan hidup dan terus berdenyut dengan aktivitas-aktivitas yang membangun kesadaran nasional dan kepedulian sosial di kalangan warga Jember.

Polres Jember berjanji akan terus mendukung dan mengawal setiap kegiatan yang berlangsung di dalamnya. Keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi yang strategis ini akan tetap dijaga agar masyarakat merasa aman, nyaman, dan bebas berpendapat dalam koridor aturan dan norma yang berlaku.

Dengan diresmikannya Rumah Kebangsaan ini, diharapkan semangat persatuan semakin menguat di bumi Tembakau Kota Jember. Kehadiran wadah ini menjadi bukti nyata komitmen bersama seluruh elemen bangsa untuk menjaga kedamaian, memperkokoh persatuan, dan memastikan pembangunan daerah berjalan lancar berlandaskan nilai-nilai luhur kebangsaan.

 

 

(Nurdiansyah)