Jember, – Mediainfopol.com
Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti acara pelepasan dan doa bersama calon jemaah haji Kabupaten Jember tahun 2026 yang digelar di Balai Serba Guna Kaliwates, Senin (4/5/2026). Sebanyak 2.956 calon jemaah haji tampak hadir bersama keluarga, memohon kelancaran dan keselamatan dalam menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta para camat se-Kabupaten Jember. Kehadiran para pemimpin daerah tersebut menambah kekhidmatan sekaligus menjadi bentuk dukungan penuh bagi para tamu Allah.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa pemberangkatan jemaah haji tahun ini dibagi dalam tiga gelombang. Kloter 90 dan 91 dijadwalkan berangkat pada 14 Mei 2026. Selanjutnya, kloter 92 hingga 96 akan berangkat pada 15 Mei, disusul kloter 97 dan 98 pada 16 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait menyampaikan rasa syukur sekaligus pesan mendalam kepada para calon jemaah haji. Ia menegaskan bahwa kesempatan berhaji adalah panggilan istimewa dari Allah SWT.
“Banyak orang yang ingin berangkat haji, semua sudah siap, tapi belum mendapat kesempatan. Panjenengan semua adalah orang-orang pilihan Allah. Mudah-mudahan menjadi haji yang mabrur,” ungkapnya.
Gus Fawait juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji yang tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga fisik. Ia mencontohkan pesan almarhum ayahnya, K.H. Khodori, yang selalu menjaga kondisi tubuh sebelum beribadah.
Selain itu, ia menitipkan doa kepada para jemaah untuk keselamatan bangsa Indonesia, keberkahan para pemimpin, serta kemajuan Kabupaten Jember. Menurutnya, doa para jemaah haji merupakan doa yang mustajab.
“Doakan Indonesia agar selalu dalam lindungan Allah, doakan pemimpin kita agar mampu membawa bangsa ini maju, dan jangan lupa doakan Jember agar menjadi Jember baru yang maju,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Kabupaten Jember, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang meningkat, program beasiswa bagi ribuan pelajar, layanan kesehatan gratis bagi warga ber-KTP Jember, hingga pembangunan infrastruktur yang terus dikebut.
Ia juga mengungkapkan kebijakan baru terkait pemberangkatan jemaah haji yang kini dipusatkan dari wilayah barat, tepatnya Masjid Jami Tanggul, sebagai bentuk respon atas masukan para ulama agar jemaah tidak perlu menempuh perjalanan yang berputar-putar.
Acara pelepasan ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Dengan penuh harap dan doa, ribuan calon jemaah haji Jember kini bersiap menapaki perjalanan spiritual menuju Tanah Suci, membawa serta harapan keluarga, daerah, dan bangsa.
(Nurdiansyah)