Kemenag Jember Gelar Momentum Berbagi di Bulan Suci Ramadhan Dengan program Tebar Harapan Ramadhan

Jember – Mediainfopol.com

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan dengan menghadirkan berbagai kegiatan bertajuk Selaras Hangat Lintas Agama Joyful Ramadan Indonesia Berdaya melalui Tebar Harapan Ramadan (THR).

Program tersebut digelar di Kantor Kemenag Kabupaten Jember sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai rangkaian kegiatan seremonial selama Ramadhan, tetapi juga sebagai gerakan yang mendorong peningkatan kualitas ibadah, kepedulian sosial, serta penguatan nilai kebangsaan.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jember, Dr. Santoso, menegaskan bahwa bulan Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk mempererat hubungan umat dengan nilai-nilai ajaran agama.

“Momentum Ramadhan harus dimanfaatkan untuk mendorong umat Islam semakin dekat dengan ajaran agamanya, sehingga nilai-nilai spiritual tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kepala Kemenag Jember. Dr Santoso.

Santoso menjelaskan bahwa Ramadhan memiliki dimensi yang luas, mulai dari aspek ritual, spiritual, hingga sosial dan kebangsaan. Karena itu, ibadah di bulan suci tidak hanya dipahami sebagai aktivitas individual, tetapi juga sebagai sarana membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Ia juga menuturkan bahwa konsep Joyful Ramadan menekankan pelaksanaan ibadah dengan suasana yang menggembirakan, penuh ketenangan, serta menghadirkan optimisme bagi umat.

“Melalui konsep tersebut, Ramadhan diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, serta menghadirkan kegiatan yang bersifat edukatif dan solutif bagi masyarakat,” tuturnya.

Santoso mengungkapkan, dalam pelaksanaannya, Kemenag Jember memfokuskan program Ramadhan pada tiga bidang utama, yakni penguatan layanan keagamaan, peningkatan literasi keislaman yang moderat, serta pemberdayaan sosial dan ekonomi umat.

“Pada aspek layanan keagamaan, kami mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat ibadah dan pemberdayaan masyarakat, sementara Kantor Urusan Agama (KUA) difungsikan sebagai pusat pembinaan keluarga sakinah. Penyuluh agama juga dilibatkan untuk memberikan edukasi

keagamaan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Santoso menambahkan, selain itu, literasi keislaman diperkuat melalui penyampaian dakwah yang ramah, moderat, dan menolak penyebaran hoaks maupun paham ekstremisme, terutama melalui berbagai platform digital.

Di sisi lain, pemberdayaan ekonomi umat juga menjadi perhatian melalui berbagai kegiatan seperti bazar Ramadhan, gerakan berbagi, serta dukungan terhadap pelaku UMKM yang berbasis di lingkungan masjid. Program ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara produktif.

“Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Jember berharap Ramadhan tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah umat, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial, ketahanan keluarga, serta memperkokoh harmoni kehidupan berbangsa dan beragama,” pungkasnya.

 

 

(Nurdiansyah)