ACEH TIMUR,media infopol. Com PT Medco E & P Malaka (Medco E&P) yang beroperasi di bawah pengawasan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) selalu berkomitmen pada kesehatan, keselamatan kerja dan lindungan lingkungan dalam menjalankan aktivitasnya. Memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2024, Medco E&P menggelar berbagai kegiatan edukasi bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kesadaran dan penerapan budaya keselamatan di lingkungan kerja dan masyarakat.
Kegiatan Bulan K3 Nasional 2024 yang dilaksanakan pada 12 Januari hingga 12 Februari itu mengusung tema, ”Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha.” Mengawali rangkaian kegiatan, Medco E&P Malaka berkolaborasi dengan Polsek Julok menggelar program Sosialisasi Keselamatan Berkendara Roda Dua di SMA Negeri 1 Julok pada hari Senin (12/1).

Sosialisasi ini berlangsung interaktif dengan mengajak para pelajar untuk bersama-sama memahami praktik berkendara yang aman dengan menekankan pentingnya perilaku bertanggung jawab di jalan raya. Kanit Lantas Polsek Julok Aiptu Efendi, SH yang hadir sebagai pembicara mengatakan, ”Demi keselamatan, pastikan menggunakan helm saat menggunakan kendaraan roda dua. Perhatikan rambu-rambu dan tak boleh ugal-ugalan saat berkendara.”

Medco Master Chef
Program yang tak kalah seru akan digelar kembali pada Kamis (25/1). Bertempat di Rumah Pemberdayaan Ibu dan Anak (RPIA) Desa Blang Nisam, Indra Makmu, Medco E&P berkolaborasi dengan Kodim 0104/Atim akan mengajak ibu-ibu setempat untuk menunjukkan kemampuan memasak dalam Lomba Memasak bertajuk Medco Master Chef! Ibu-ibu yang berpartisipasi berasal dari perwakilan tiap desa di sekitar wilayah operasi Blok A. Pada hari dan tempat yang sama, Perusahaan juga menggelar Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran Menggunakan Fire Blanket/ Karung.

Program ini sangat penting untuk memberikan edukasi penanggulangan kebakaran di tahap awal,
Lomba Cerdas Cermat
Pada Sabtu (27/1), Medco kembali berkolaborasi dengan Kodim 0104/Atim menggelar Lomba Cerdas Cermat Tingkat SD/ MU di RPIA Desa Ladang Baro, Julok. Lomba ini akan diikuti sebanyak 16 SD/MI di sekitar wilayah operasi. ”Berbagai kegiatan yang digelar untuk memperingati Bulan K3 Nasional 2024 ini.

membuktikan upaya terus-menerus dari Perusahaan untuk memastikan lingkungan kerja yang aman, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan diri dalam kehidupan sehari-hari. Bulan K3 harus menjadi pengingat bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama dan Medco E&P Malaka menjadi bagian untuk menyebarkan pesan tersebut kepada masyarakat,” ujar VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi.

Pada 2023, Medco E&P Malaka menerima Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award) dari Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas). Penghargaan tersebut diraih berkat prestasi perusahaan dalam menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selama beroperasi, saat ini jam kerja selamat mencapai 10.394.519 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja, terhitung hingga 20 Jan 2024.

Zainal Abidin pjt

By Man

You missed

Kepala BKN ke Jember, Apresiasi Kebijakan Pengangkatan Ribuan PPPK Diskominfo Jember – Pemerintah Kabupaten Jember kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang berani mengambil langkah strategis dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan olahraga bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, yang digelar di Alun-Alun Nusantara Jember, Jumat (9/1/2026). Kehadiran Kepala BKN Pusat di Jember menjadi penanda penting sekaligus pengakuan nasional atas kebijakan progresif Pemkab Jember dalam memperjuangkan kepastian status pegawai, khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu maupun paruh waktu. Jember tercatat sebagai kabupaten dengan jumlah pengangkatan P3K paruh waktu terbesar di Indonesia, mencapai sekitar 8.000 orang. Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan bahwa kunjungan Kepala BKN ke Jember merupakan bentuk apresiasi sekaligus penguatan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah. “Alhamdulillah hari ini kita kedatangan tamu Kepala BKN Pusat. Beliau datang ke Jember sebagai bentuk komitmen dan apresiasi karena Jember hari ini memperjuangkan nasib PPPK dan PPPK paruh waktu terbesar di Indonesia,” ujar Gus Fawait. Ia mengakui bahwa pengangkatan ribuan PPPK berdampak signifikan terhadap kondisi fiskal daerah. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Jember bersama DPRD sepakat bahwa kejelasan status pegawai yang telah mengabdi selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun adalah bentuk penghormatan terhadap pengabdian. Gus Fawait juga menegaskan kebijakan Pemkab Jember yang tetap mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dalam APBD Tahun Anggaran 2026. “Di saat pemerintah provinsi dan banyak kabupaten/kota lain melakukan penyesuaian bahkan pemotongan TPP, Jember memilih mempertahankan TPP. Ini berarti secara rasio APBD, Jember justru melakukan penguatan kesejahteraan ASN,” jelasnya. Kebijakan tersebut telah mendapatkan persetujuan DPRD Jember dan diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga motivasi, integritas, serta kualitas pelayanan publik. “Sebagai bentuk komitmen, insya Allah ASN Jember akan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” imbuh Gus Fawait. Sementara itu, Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh memberikan apresiasi tinggi atas keberanian dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperjuangkan ASN dan P3K. “Pengangkatan PPPK penuh waktu dan paruh waktu di Jember berjalan sangat baik. Delapan ribu PPPK paruh waktu itu angka yang sangat besar, salah satu yang terbesar di Indonesia,” ujar Prof. Zudan. Ia menilai kebijakan Jember sebagai contoh konkret keberpihakan pemerintah daerah terhadap pengabdian pegawai, sekaligus bukti keseriusan kepala daerah dalam membangun birokrasi yang manusiawi. “Ini adalah wujud perjuangan luar biasa. Maka mari kita bantu Bupati dan Wakil Bupati Jember dengan cara meningkatkan kinerja, meningkatkan pendapatan daerah, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. Kegiatan olahraga bersama ini menjadi lebih dari sekadar agenda kebersamaan. Ia menjelma sebagai simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sistem kepegawaian yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak pada pengabdian. Melalui pengangkatan PPPK terbesar secara nasional, kebijakan mempertahankan TPP, serta penataan administrasi kepegawaian, Kabupaten Jember menegaskan diri sebagai daerah yang berani mengambil risiko fiskal demi kepastian status, martabat, dan masa depan para ASN.