KONI Jember Kawal Ketat Seleksi Atlet Popda, Pesilat Disiapkan Tak Hanya Bermodal Skill
JEMBER – Mediainfopol.com
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember terus memberikan dukungan penuh terhadap persiapan kontingen Jember menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur ke-16 di Ngawi.
Setelah memberikan pembekalan sport science kepada para pelatih dari masing-masing cabang olahraga (cabor) dengan menghadirkan dokter spesialis ortopedi dan spesialis keolahragaan dari RS Mayapada Surabaya, KONI Jember juga turun langsung memantau proses seleksi atlet. Salah satunya dalam seleksi atlet pencak silat yang digelar di GOR SMPN 7 Jember, Minggu (27/9). Dalam seleksi tersebut, terdapat 84 nomor pertandingan yang dipertandingkan, mulai kategori tarung, seni tunggal, hingga seni beregu.

Sekitar 90 pesilat ambil bagian dalam proses seleksi tersebut. Mereka bersaing untuk mendapatkan kesempatan menjadi bagian dari Kontingen Jember pada Popda Jatim ke-16.
“Sekitar 90 pesilat yang ikut bertanding dari total 84 nomor pertandingan,” ujar Boby Hendrik Afianto, Sekretaris Pertandingan Seleksi Silat Popda Jember.
Menurut Boby, proses seleksi dilakukan secara terbuka untuk mendapatkan pesilat yang benar-benar memiliki kualitas secara menyeluruh. Tidak hanya dari sisi teknik, tetapi juga fisik dan mental bertanding.
Karena itu, para pesilat yang tampil dalam seleksi tersebut masih harus menjalani tahapan berikutnya. Sebab, kemampuan teknik saja dinilai belum cukup untuk menghadapi persaingan di ajang Popda.
“Dalam dunia pertandingan silat, skill saja tidak cukup kalau tidak diimbangi dengan mental bertanding dan fisik,” paparnya.
Boby menjelaskan, nantinya akan ada enam pesilat Jember yang diproyeksikan menjadi bagian dari Kontingen Jember pada Popda Jatim ke-16 di Ngawi. Namun, hasil seleksi pada Minggu (27/9) belum menjadi keputusan akhir.
Para pesilat yang keluar sebagai juara masih akan menjalani tes fisik untuk menentukan atlet yang benar-benar memenuhi kriteria. Tes tersebut rencananya digelar Rabu atau Kamis mendatang di GOR PKPSO Kaliwates.
“Seleksi ini belum final. Nanti akan ada seleksi fisik lagi. Jadi, yang juara-juara ini akan kami tes lagi kemampuan fisiknya. Setelah itu akan kami rapatkan siapa yang lolos,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Jember Ervan Friambodo mengatakan pihaknya serius mengawal persiapan Kontingen Jember menuju Popda Jatim ke-16 di Ngawi yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang.
Sejumlah cabor telah melakukan proses seleksi dan mulai menjalani latihan secara intensif. KONI Jember juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan persiapan atlet berjalan maksimal.
Ervan menilai, pembinaan atlet melalui Popda tidak hanya berorientasi pada prestasi dalam ajang tersebut. Para atlet pelajar yang memiliki potensi juga diproyeksikan menjadi bagian dari regenerasi atlet Jember untuk menghadapi ajang yang lebih tinggi.
“Sukses di Popda ini, secara jangka panjang juga akan berpengaruh ke Porprov Jatim. Sebab, mereka bisa mengisi atlet Porprov di kemudian hari,” pungkasnya.
(Nurdiansyah)