Program Bunga Desa Di Kecamatan Mumbulsari Sangat Menyerap Inspirasi Masyarakat, Antusiasme Warga Sangat Tinggi Meskipun di Guyur Hujan Deras.

Jember, – Mediainfopol.com

Pemerintah Kabupaten Jember bersiap menerapkan skema kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang direncanakan mulai berjalan pada pekan ini.

Kebijakan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menindaklanjuti arahan efisiensi energi dari pemerintah pusat, menyusul ketidakstabilan harga minyak dunia akibat perang dunia

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa saat ini pihaknya sedang mematangkan pemetaan skema agar transisi pola kerja ini tidak mengganggu performa birokrasi.

Meski investasi masih terpusat di sektor properti, pemerintah daerah mulai mendorong pemerataan melalui penguatan kolaborasi antara usaha skala besar dengan UMKM lokal, serta pengembangan agrowisata edukasi seperti Puncak Rembangan dan Integrasi Wisata Pantai Watu ulo dan Papuma. Selain itu program MBG juga disiapkan sebagai motor penggerak ekonomi dan melibatkan penyedia bahan baku lokal.

Gus bupati Jember Muhammad Fawaid menegaskan, meroketnya investasi merupakan instrumen viral dalam menekan angka kemiskinan diwilayahnya, selain mengandalkan belanja pemerintah. dimana kemajuan ekonomi beriringan dengan lonjakan pendapatan daerah tanpa memberikan beban bagi masyarakat.” Ungkapnya

“Bupati juga menjelaskan, bahwa strategi menurunkan kemiskinan harus dilakukan secara sistematis melalui penciptaan lapangan kerja dari sektor swasta.” Jelasnya

“Gus Fawait berkomitmen untuk terus menjaga iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan digital lewat sistem JELITA ( Jember Layanan Digital Perizinan Terpadu ).

“Kedepannya kita harus menjadi Kabupaten yang ramah investasi. Karena mengurai kemiskinan, selain government expenditure atau APBD, yang kedua adalah investasi, lapangan kerja terbentuk secara otomatis pengangguran akan turun dan kemiskinan juga akan akan menurun yang akhirnya masyarakat akan lebih sejahtera.” Pungkasnya

 

 

(Nurdiansyah)