Bojonegoro, mediainfopol.com – Komitmen memperkuat soliditas dan profesionalisme terus ditegaskan jajaran AWPI DPC Bojonegoro dalam pertemuan internal yang digelar pada Minggu, 15 Februari 2026, di Cafe Natural
Bojonegoro. Forum ini menjadi ruang konsolidasi strategis untuk mempererat kekompakan, memperjelas arah gerak organisasi, serta memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Acara dibuka oleh Sekretaris Budi dan dilanjutkan sambutan Ketua AWPI DPC Bojonegoro, Agus Setiadi. Dalam arahannya, Agus menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi melalui komunikasi aktif, koordinasi yang terarah, dan kebersamaan dalam setiap pengambilan keputusan.
“AWPI DPC Bojonegoro harus selalu solid dan kompak untuk memajukan organisasi. Setiap langkah harus melalui koordinasi dan kesepakatan bersama. Temu rutin seperti ini menjadi penguat kebersamaan kita,” tegas Agus Setiyadi.
Penasehat I, Manan, turut mengingatkan bahwa kekuatan organisasi terletak pada kemampuan menyelesaikan persoalan secara kolektif dan dewasa.
“Solid, kompak, dan koordinasi adalah kunci. Masalah sekecil apa pun harus kita pecahkan bersama demi menjaga nama baik dan profesionalitas organisasi,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bendahara Teguh memaparkan laporan administrasi dan anggaran secara terbuka, termasuk pembahasan transportasi serta kebutuhan pelantikan. Penyampaian yang rinci dan transparan ini mendapat apresiasi anggota karena mencerminkan komitmen terhadap akuntabilitas dan tata kelola yang sehat.

Tak hanya itu, Ketua DPC AWPI Bojonegoro juga menyerahkan surat tugas kepada sejumlah anggota sebagai bentuk legalitas dan penguatan status keanggotaan resmi di bawah naungan organisasi. Langkah ini menjadi bagian dari penertiban administrasi sekaligus penegasan identitas profesional wartawan yang tergabung di AWPI.
Pertemuan tersebut menegaskan bahwa AWPI DPC Bojonegoro tidak sekadar menjalankan aktivitas jurnalistik, tetapi juga serius membangun organisasi yang solid, transparan, dan berintegritas demi meningkatkan kualitas serta kredibilitas insan pers di Bojonegoro.
(Moh. Kanafi, mip.com)