BOJONEGORO, mediainfopol.com
Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Bojonegoro masa bakti 2026–2031 resmi dilantik dalam prosesi khidmat di Pendopo Cafe Bucu, Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.
Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan komitmen AWPI Bojonegoro dalam memperkuat peran pers yang profesional, beretika, dan bertanggung jawab di tengah dinamika pembangunan daerah.

Acara dihadiri unsur Forkopimda Bojonegoro, perwakilan Polres, perwakilan Bupati Bojonegoro, jajaran Koramil Trucuk, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lintas elemen. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars AWPI sebagai simbol nasionalisme dan soliditas insan pers.
Ketua DPC AWPI Bojonegoro Agus Setiadi dalam sambutan perdananya menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak serta menegaskan arah kepemimpinan organisasi ke depan,Minggu 8 Februari 2026.

“AWPI tidak hanya berperan melalui karya jurnalistik, tetapi juga hadir melalui aksi nyata. Kami siap bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat, termasuk dalam kepedulian sosial dan lingkungan,” tegas Agus.
Prosesi pelantikan ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengambilan sumpah pengurus yang dipimpin langsung Ketua DPD AWPI Jawa Timur, Sri Agus Mahendra.

Dalam arahannya, Mahendra menekankan pentingnya menjaga kode etik jurnalistik, akurasi fakta, serta penyajian berita yang berimbang dan berpihak pada kepentingan publik.
“Profesionalisme, sinergi, dan sikap solutif harus menjadi pijakan utama AWPI. DPD siap mendukung peran strategis DPC dalam mewujudkan keterbukaan informasi bagi masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyaluran santunan kepada warga kurang mampu di sekitar Desa Trucuk sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian sosial.
Pelantikan ini diharapkan menjadi awal kepemimpinan baru AWPI Bojonegoro yang solid, berintegritas, serta mampu menjalankan fungsi pers secara sehat dan profesional seiring pembangunan daerah.
(Moh.Kanafi-mip.com)