Gus Fawait Tegaskan Keberpihakan pada Rakyat Kecil di Hari Jadi ke-97 Kabupaten Jember
Jember, – Mediainfopol.com
Diskominfo Jember – Pemerintah Kabupaten Jember memperingati Hari Jadi ke-97 dengan menggelar Silaturahmi dan Ramah Tamah Bupati bersama masyarakat di Pendopo Wahyawibawagraha (02/01/2026). Peringatan ini dilaksanakan secara sederhana sebagai refleksi arah pembangunan daerah yang menempatkan rakyat kecil sebagai prioritas utama.
Gus Fawait menyampaikan bahwa peringatan hari jadi tidak harus selalu diisi dengan seremoni formal dan undangan terbatas. Ia memilih berkumpul bersama pedagang kaki lima, pengemudi ojek online dan ojek pangkalan, sopir angkot, abang becak, juru parkir, serta petugas kebersihan.

“Pemerintah harus hadir dan membela panjenengan semua. Yang sudah besar tidak perlu banyak pembelaan, tetapi yang kecil-kecillah yang justru harus kita perhatikan,” tegas Gus Fawait.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jember atas berbagai keterbatasan selama sepuluh bulan masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati. Ia memohon doa agar mampu menjalankan amanah dengan lebih baik selama lima tahun ke depan.
Ia menegaskan bahwa visi Jember Baru, Jember Maju tidak diukur dari kemegahan pembangunan semata, melainkan dari keberhasilan pemerintah mengangkat harkat dan kesejahteraan masyarakat miskin. Menurutnya, pembangunan fisik hanyalah bonus dari kesejahteraan rakyat yang merata.
“Yang paling penting rakyatnya, terutama rakyat miskinnya, tidak boleh miskin lagi. Itulah ukuran kemajuan yang sesungguhnya,” ujar Gus Fawait.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan sejumlah program pemberdayaan ekonomi yang akan mulai berjalan pada pertengahan hingga akhir tahun 2026. Program ini menyasar keluarga pekerja sektor informal, khususnya para istri, guna memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga.
Gus Fawait juga menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait perluasan program Makan Bergizi Gratis yang kini menyasar anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, santri pondok pesantren, hingga anak-anak jalanan yang putus sekolah.
Peringatan Hari Jadi ke-97 Kabupaten Jember tahun ini digelar secara sederhana sebagai bentuk empati terhadap saudara-saudara di Sumatera yang tengah menghadapi bencana. Acara ditutup dengan doa bersama dan makan bersama dari sajian para pedagang kaki lima, sebagai simbol kebersamaan dan keberpihakan kepada ekonomi rakyat.
(Nurdiansyah)