KONI Jember Tancap Gas Awal 2026, Langsung Monev Atlet Berkuda

Jember, – Mediainfopol.com

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember langsung tancap gas mengawali tahun 2026. Tepat pada 1 Januari 2026, Ketua KONI Jember Ervan Friambodo bersama jajaran pengurus melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke cabang olahraga Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Jember di Lapangan Jember Riding Club (JRC), Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung.

KONI Jember mengapresiasi semangat atlet-atlet berkuda Jember yang justru memilih berlatih dan menggelar mini kompetisi di hari pertama tahun baru. Padahal, momen 1 Januari identik dengan kegiatan liburan. “Ini menunjukkan mental juara.

Di saat yang lain berwisata, atlet berkuda Jember memilih berkompetisi,” ujar Ervan Friambodo.

Mini kompetisi tersebut sekaligus dimanfaatkan KONI Jember untuk melakukan monev. Kegiatan monev merupakan bagian dari program KONI Jember, sekaligus tindak lanjut arahan Bupati Jember Muhammad Fawait agar KONI lebih mendekatkan diri dengan cabang olahraga.

Menurut Ervan, kedekatan komunikasi menjadi kunci untuk mengetahui secara langsung persoalan, kebutuhan, dan rencana pembinaan setiap cabor. “Kalau tidak turun langsung, informasi tidak akan terserap. Monev ini penting agar kami tahu kendala sekaligus potensi prestasi,” jelasnya.

Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Porprov Jatim 2027. KONI Jember menargetkan masuk 10 besar, sejalan dengan target yang dicanangkan Bupati Jember. “Di Porprov 2025 lalu, Pordasi hampir meraih medali dan finis di peringkat empat. Kami ingin tahu apa penyebabnya dan bagaimana agar ke depan tidak lagi berhenti di posisi tersebut,” tegas Ervan.

Ketua Pordasi Jember Heru Sujono menyampaikan, pihaknya telah memetakan potensi nomor pertandingan yang berpeluang menyumbang medali. Menurutnya, prestasi olahraga berkuda sangat ditentukan oleh dua faktor utama. “Sekitar 50 persen dari kemampuan atlet dan 50 persen dari kualitas kuda. Karena itu, kedekatan atlet dan kuda menjadi hal mutlak,” paparnya.

Pordasi Jember akan memfokuskan pembinaan pada nomor kuda pacu, memanah berkuda, serta equestrian show jumping (lompat rintangan).
Sementara itu, Owner Jember Riding Club (JRC) Rahaditha Viraq Prakasa menilai mini kompetisi yang digelar pada 1 Januari menjadi awal yang baik di tahun 2026. “Kami coba tawarkan mini kompetisi karena banyak atlet tidak punya agenda di tahun baru. Alhamdulillah, responsnya sangat positif,” ujarnya.

Melalui langkah awal ini, KONI Jember menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan, mempererat sinergi dengan cabang olahraga, serta mematangkan persiapan menuju Porprov Jatim 2027.

 

 

(Nurdiansyah)