Bojonegoro//mediainfopol.com

Wajah infrastruktur Kabupaten Bojonegoro semakin merata hampir di semua wilayah. Di penghujung 2025, program Pemkab Bojonegoro untuk mewujudkan konektivitas wilayah telah terwujud. Salah satunya lewat pembangunan jalan yang masif dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (PU BIMA PR). Keberadaan jalan memudahkan yang jauh dan menghubungkan akses di berbagai bidang.

Pemerataan konektivitas ini bukan hanya soal fisik jalan, melainkan upaya memanusiakan warga dengan memberikan akses yang layak dalam bidang pendidikan, fasilitas kesehatan, hingga perekonomian warga.

Kepala Dinas PU BIMA PR Kabupaten Bojonegoro, Chusaivi Ifan, mengungkapkan bahwa fokus utama pembangunan tahun ini adalah kenyamanan dan keselamatan mobilitas masyarakat. Hingga saat ini, progres pembangunan telah menunjukkan hasil yang membanggakan. Hingga saat ini, rekonstruksi jalan rigid beton mencapai 96,5 persen atau membangun 33 kilometer di 27 ruas jalan.

“Konstruksi beton dipilih agar jalan memiliki daya tahan lama bagi mobilitas warga yang tinggi. Sedangkan rehabilitasi jalan aspal sepanjang 83 kilometer di 56 titik ruas jalan kabupaten juga telah mulus,” jelasnya Rabu (31/12/2025).

Pihaknya ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat, tapi menyentuh hingga pelosok. Infrastruktur jalan yang baik adalah modal utama untuk menumbuhkan ekonomi lokal dan mempererat ikatan sosial antarwarga.

Investasi pada infrastruktur jalan merupakan komitmen berkelanjutan Pemkab Bojonegoro untuk menciptakan pelayanan publik yang inklusif. Dengan aksesibilitas yang lancar, waktu tempuh menuju layanan kesehatan menjadi lebih singkat, dan perputaran ekonomi di desa-desa dapat meningkat pesat. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap, infrastruktur yang telah terbangun ini dapat dijaga bersama oleh masyarakat, agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang.**