MUSI RAWAS//Mediainfopol.com/Suasana penuh khidmat menyelimuti Balai Pertemuan Umum (BPU) Bagas Raya saat Universitas Musi Rawas (UNMURA) menggelar Wisuda Angkatan ke-XVI Tahun 2025, Senin (29/09/2025). Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Musi Rawas, H. Ali Sadikin, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.

Dalam sambutannya, H. Ali Sadikin menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan UNMURA dalam melaksanakan wisuda tahunannya, sekaligus mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang berhasil menuntaskan pendidikan di tingkat Strata 1.

“Selamat kepada para wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan di Universitas Musi Rawas. Momentum ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan untuk berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Sekda Musi Rawas.

Sekda menegaskan bahwa tantangan di era global saat ini harus dijadikan peluang, bukan hambatan. Lulusan perguruan tinggi dituntut untuk tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu mandiri, berinovasi, dan menciptakan lapangan kerja yang memberi manfaat luas.

“Pemerintah sangat membutuhkan tangan-tangan terampil para lulusan universitas. Tidak hanya bekerja di pemerintahan, tetapi juga diharapkan lahir generasi yang mampu membuka peluang kerja, menghadirkan inovasi, serta membangun masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Lebih jauh, H. Ali Sadikin menekankan pentingnya peran universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap civitas akademika UNMURA terus memperkuat riset, inovasi, serta pengembangan SDM yang sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah Musi Rawas.

“Kepada seluruh civitas akademika Universitas Musi Rawas, saya berharap kegiatan akademik terus ditingkatkan sehingga keberadaan UNMURA benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah,” pungkasnya.

Wisuda ke-XVI UNMURA ini juga menjadi bukti nyata kontribusi universitas dalam mencetak generasi terdidik di Musi Rawas. Para lulusan dari berbagai fakultas dan jurusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan, menjawab tantangan zaman, sekaligus membawa nama baik almamater di dunia kerja maupun dalam kiprah sosial kemasyarakatan.
(M.Harus ak)

You missed

Kepala BKN ke Jember, Apresiasi Kebijakan Pengangkatan Ribuan PPPK Diskominfo Jember – Pemerintah Kabupaten Jember kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang berani mengambil langkah strategis dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan olahraga bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, yang digelar di Alun-Alun Nusantara Jember, Jumat (9/1/2026). Kehadiran Kepala BKN Pusat di Jember menjadi penanda penting sekaligus pengakuan nasional atas kebijakan progresif Pemkab Jember dalam memperjuangkan kepastian status pegawai, khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu maupun paruh waktu. Jember tercatat sebagai kabupaten dengan jumlah pengangkatan P3K paruh waktu terbesar di Indonesia, mencapai sekitar 8.000 orang. Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan bahwa kunjungan Kepala BKN ke Jember merupakan bentuk apresiasi sekaligus penguatan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah. “Alhamdulillah hari ini kita kedatangan tamu Kepala BKN Pusat. Beliau datang ke Jember sebagai bentuk komitmen dan apresiasi karena Jember hari ini memperjuangkan nasib PPPK dan PPPK paruh waktu terbesar di Indonesia,” ujar Gus Fawait. Ia mengakui bahwa pengangkatan ribuan PPPK berdampak signifikan terhadap kondisi fiskal daerah. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Jember bersama DPRD sepakat bahwa kejelasan status pegawai yang telah mengabdi selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun adalah bentuk penghormatan terhadap pengabdian. Gus Fawait juga menegaskan kebijakan Pemkab Jember yang tetap mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dalam APBD Tahun Anggaran 2026. “Di saat pemerintah provinsi dan banyak kabupaten/kota lain melakukan penyesuaian bahkan pemotongan TPP, Jember memilih mempertahankan TPP. Ini berarti secara rasio APBD, Jember justru melakukan penguatan kesejahteraan ASN,” jelasnya. Kebijakan tersebut telah mendapatkan persetujuan DPRD Jember dan diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga motivasi, integritas, serta kualitas pelayanan publik. “Sebagai bentuk komitmen, insya Allah ASN Jember akan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” imbuh Gus Fawait. Sementara itu, Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh memberikan apresiasi tinggi atas keberanian dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperjuangkan ASN dan P3K. “Pengangkatan PPPK penuh waktu dan paruh waktu di Jember berjalan sangat baik. Delapan ribu PPPK paruh waktu itu angka yang sangat besar, salah satu yang terbesar di Indonesia,” ujar Prof. Zudan. Ia menilai kebijakan Jember sebagai contoh konkret keberpihakan pemerintah daerah terhadap pengabdian pegawai, sekaligus bukti keseriusan kepala daerah dalam membangun birokrasi yang manusiawi. “Ini adalah wujud perjuangan luar biasa. Maka mari kita bantu Bupati dan Wakil Bupati Jember dengan cara meningkatkan kinerja, meningkatkan pendapatan daerah, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. Kegiatan olahraga bersama ini menjadi lebih dari sekadar agenda kebersamaan. Ia menjelma sebagai simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sistem kepegawaian yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak pada pengabdian. Melalui pengangkatan PPPK terbesar secara nasional, kebijakan mempertahankan TPP, serta penataan administrasi kepegawaian, Kabupaten Jember menegaskan diri sebagai daerah yang berani mengambil risiko fiskal demi kepastian status, martabat, dan masa depan para ASN.