BENGKULU//Mediainfopol.com/ Silaturahmi dan penguatan sinergi kembali menjadi agenda Pemerintah Provinsi Bengkulu. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Jasa Raharja Bengkulu, Cynthia Eveline Jonathans, di ruang kerja Sekda, Senin (19/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang perkenalan Cynthia sebagai pimpinan baru Jasa Raharja Bengkulu sekaligus membuka peluang memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. Namun, di balik agenda silaturahmi dan bahasa sinergi yang kerap menghiasi pertemuan antarlembaga, tantangan sesungguhnya adalah memastikan kerja sama itu menghasilkan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Sebab, bagi publik, keberhasilan kolaborasi pemerintah dan Jasa Raharja tidak cukup diukur dari intensitas pertemuan, jabat tangan, ataupun pernyataan komitmen. Ukuran yang lebih penting adalah kecepatan pelayanan, kejelasan informasi, serta kepastian hak masyarakat yang menjadi tanggung jawab Jasa Raharja sesuai ketentuan.
Sekda Herwan Antoni menyambut baik kedatangan Cynthia dan berharap hubungan kelembagaan antara Pemprov Bengkulu dan Jasa Raharja semakin solid. Ia juga mengharapkan koordinasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat demi mendukung pelaksanaan tugas masing-masing dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Meski demikian, harapan tersebut perlu diterjemahkan ke dalam langkah konkret. Sinergi idealnya tidak berhenti sebagai jargon dalam agenda seremonial, tetapi diwujudkan melalui koordinasi yang efektif, penyelesaian kendala pelayanan, serta komunikasi yang terbuka kepada masyarakat.
Jasa Raharja memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, kualitas koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelayanan yang cepat, tepat, dan tidak berbelit-belit.
Pergantian pimpinan semestinya juga menjadi momentum untuk memperkuat evaluasi, memperbaiki pola koordinasi, dan memastikan setiap kewajiban pelayanan dijalankan secara optimal.
Masyarakat tentu tidak hanya membutuhkan pernyataan bahwa hubungan antarlembaga berjalan baik. Mereka membutuhkan pelayanan yang mudah diakses, informasi yang jelas, serta kepastian proses ketika berhadapan dengan persoalan kecelakaan lalu lintas.
Audiensi Herwan Antoni dan Cynthia Eveline Jonathans pun diharapkan menjadi titik awal kerja sama yang lebih terukur dan berkelanjutan. Tantangannya kini bukan sekadar menjaga hubungan baik antarlembaga, melainkan membuktikan bahwa sinergi tersebut mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Bengkulu.(M.Harus ak)