BLITAR, mediainfopol.com — Bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom) di Desa Purworejo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, telah selesai dikerjakan dan saat ini sudah berfungsi. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian masyarakat.
Sekretaris Desa Purworejo, Gunawan, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Menurutnya, Irpom tersebut sangat bermanfaat bagi petani karena dapat menjadi salah satu sumber pendukung pengairan lahan pertanian.
Sementara itu, Sugeng, anggota kelompok tani (Poktan) setempat, menyampaikan bahwa dalam pelaksanaannya terdapat kendala teknis, terutama berkaitan dengan jaringan kelistrikan.
Menurut Sugeng, lokasi sumber air dengan jaringan listrik berjarak sekitar 400 meter, sehingga diperlukan tiang penyangga untuk pemasangan kabel listrik.
Selain persoalan kelistrikan, proses pengeboran juga sempat dilakukan di dua titik. Pengeboran titik pertama mencapai kedalaman sekitar 38 meter, kemudian dilakukan pengeboran di titik kedua hingga mencapai sekitar 40 meter.
Meski sempat mengalami kendala, Sugeng bersyukur karena kedua titik pengeboran tersebut akhirnya dapat dimanfaatkan.
“Alhamdulillah, dari dua titik tersebut keduanya bisa digunakan,” ungkapnya.
Dengan adanya fasilitas Irpom tersebut, dari total luas lahan pertanian di wilayah setempat yang mencapai sekitar 200 hektare, diperkirakan sekitar 50 hektare sawah dapat didukung pengairannya melalui keberadaan Irpom.
Sugeng berharap bantuan tersebut dapat memberikan dampak terhadap produktivitas pertanian masyarakat. Ketersediaan air yang lebih terjamin diharapkan mampu membantu petani meningkatkan hasil panen.
Ia juga berharap program bantuan serupa dapat kembali diberikan pada tahun berikutnya, khususnya untuk penambahan sumur bor guna memperluas cakupan pengairan lahan pertanian.
“Kami berterima kasih atas bantuan ini. Semoga dengan adanya Irpom, hasil pertanian petani bisa semakin melimpah. Kami juga berharap tahun depan bisa mendapatkan bantuan sumur bor lagi,” ujarnya.
Dengan luas lahan pertanian sekitar 200 hektare dan cakupan pengairan Irpom sekitar 50 hektare, keberadaan fasilitas tersebut menjadi salah satu tambahan infrastruktur pengairan yang diharapkan dapat membantu petani Desa Purworejo dalam menjaga produktivitas pertanian. Red