REJANG LEBONG//Mediainfopol.com/ Antrean kendaraan yang mengular untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar di SPBU Padang Ulak Tanding kembali menjadi perhatian aparat kepolisian. Untuk mencegah kemacetan dan gangguan keamanan di jalur vital Curup LubukLinggau, personel Polsek Padang Ulak Tanding (PUT) diterjunkan secara intensif melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Jalur Curup LubukLinggau merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Sumatera Selatan. Ketika antrean kendaraan, khususnya truk-truk angkutan barang, meluber hingga ke badan atau bahu jalan, dampaknya tidak hanya menghambat arus kendaraan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan roda enam di depan SPBU Padang Ulak Tanding kerap memanjang pada jam-jam tertentu. Kondisi tersebut berpotensi menciptakan titik kemacetan baru apabila tidak dilakukan pengawasan dan pengaturan secara ketat oleh aparat.

Menyikapi situasi tersebut, Polsek PUT menempatkan personel sejak pagi hari untuk mengendalikan arus kendaraan sekaligus memastikan aktivitas pengisian BBM tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP E.H. Purba, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran polisi di lokasi merupakan bentuk komitmen menjaga kelancaran lalu lintas dan stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek PUT.

“Kami hadir setiap pagi untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan lancar. Selain pengaturan lalu lintas, personel juga melakukan pemantauan situasi keamanan agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas,” tegas AKP Purba.

Tidak hanya melakukan pengaturan lalu lintas, jajaran Polsek PUT juga menggelar patroli rutin pada jam-jam rawan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan jalur lintas antarprovinsi tersebut tetap aman, tertib, dan tidak menjadi titik rawan pelanggaran maupun tindak kriminal.

Polisi juga mengingatkan para pengemudi agar tidak menjadikan bahu jalan sebagai area parkir yang dapat menghambat arus kendaraan lain. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai menjadi kunci untuk mencegah kemacetan panjang yang dapat merugikan masyarakat luas.

Di sisi lain, Polsek PUT mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap bentuk gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun situasi darurat yang membutuhkan kehadiran aparat.

Sebagai bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat, Polri menyediakan Call Center 110 yang dapat diakses selama 24 jam tanpa dipungut biaya. Layanan ini menjadi saluran resmi bagi warga untuk menyampaikan laporan dan mendapatkan respons cepat dari kepolisian.

Dengan pengamanan yang diperketat dan kehadiran personel di lapangan setiap hari, Polsek PUT berupaya memastikan jalur Curup–Lubuk Linggau tetap lancar, aman, dan tidak terganggu oleh antrean kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun risiko kecelakaan.(M.Harus ak)