Bengkulu//Mediainfopol.com/ Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mendorong penguatan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja desa. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, dalam rapat pelaksanaan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang digelar di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu, belum lama ini.
Rapat tersebut menjadi forum koordinasi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja di sektor informal yang berada di wilayah pedesaan dan selama ini belum tersentuh perlindungan secara optimal.
Dalam pembahasannya, para peserta rapat menyoroti sejumlah strategi untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari penguatan peran pemerintah desa, sosialisasi berkelanjutan kepada masyarakat, hingga optimalisasi dukungan lintas sektor agar program jaminan sosial dapat diakses lebih luas oleh pekerja desa.
Khairil Anwar menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, dan pemerintah desa menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya memberikan rasa aman bagi pekerja dalam menjalankan aktivitasnya, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu ingin memastikan bahwa hingga ke tingkat desa, para pekerja harus terlindungi dalam setiap aktivitas dan pekerjaan yang mereka lakukan,” ujar Khairil Anwar.
Melalui sinergi yang terus diperkuat dengan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan dapat berjalan lebih optimal, berkelanjutan, serta menjangkau lebih banyak masyarakat pekerja desa di seluruh wilayah Bengkulu.
(M.Harus ak)