PBPI Jember Dibentuk Awal Tahun, Targetkan Lolos Porprov 2027 dan Dongkrak Prestasi Daerah
Jember – Mediainfopol.com
Pembentukan kepengurusan Persatuan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kabupaten Jember menjadi langkah awal pengembangan cabang olahraga (cabor) baru di wilayah Jember. PBPI Jember direncanakan mulai dibentuk dan dijalankan pada awal tahun sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Perwakilan KONI Jember Pancan menyampaikan bahwa pembentukan PBPI harus dilakukan sejak awal tahun. Hal tersebut menjadi syarat penting karena jika tidak dilaksanakan lebih awal, maka PBPI Jember tidak dapat mengikuti Porprov 2027.
Ia menjelaskan, setiap cabang olahraga yang ingin mengikuti Porprov harus memenuhi sejumlah tahapan administrasi dan organisasi. Tahapan tersebut dimulai dari pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) sebagai dasar pembentukan kepengurusan yang sah. Sabtu (31/1/2026)
Setelah muscab digelar, pengurus PBPI Jember wajib mengajukan permohonan rekomendasi kepada KONI untuk diteruskan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Jika Surat Keputusan (SK) kepengurusan telah diterbitkan, maka langkah selanjutnya adalah melakukan floring dalam rapat kerja KONI Jember.
Rapat kerja tersebut dihadiri oleh sekitar 50 cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Jember. Floring ini bertujuan untuk memastikan tidak adanya keberatan atau penolakan dari cabang olahraga lain, khususnya terkait potensi dualisme kepemimpinan.
“Semua harus diflorkan dalam rapat kerja agar mendapat persetujuan bersama. Jika tidak ada penolakan, maka akan terbit surat resmi sebagai anggota KONI Jember,” jelasnya. Dengan terbitnya surat tersebut, PBPI Jember otomatis berhak mengikuti Porprov 2027.
Menariknya, proses pembentukan PBPI dinilai lebih sederhana dibandingkan cabor lain. Pasalnya, pada cabang olahraga padel, kegiatan turnamen justru dapat dilaksanakan terlebih dahulu sebelum peresmian organisasi.
“Biasanya cabor diresmikan dulu baru menggelar turnamen, tapi untuk padel justru turnamen dulu baru diresmikan. Jadi prosesnya relatif lebih mudah,” tambahnya. Saat ini, tercatat sudah ada tiga klub padel yang mendaftarkan diri di Jember.
Sementara itu, Ketua Pengprov PBPI Jawa Timur, Rudi, menyambut positif terbentuknya kepengurusan PBPI Kabupaten Jember. Ia menilai langkah ini dapat menjadi sinyal positif bagi Jember dalam meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Menurutnya, kehadiran PBPI Jember diharapkan mampu mendukung target KONI Jember untuk menembus 10 besar pada Porprov mendatang. Ia juga berharap kepengurusan baru dapat mengakomodasi arahan dan kebutuhan yang disampaikan oleh KONI Jember.
Rudi menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak dini. Mengingat padel merupakan cabang olahraga baru, peluang untuk meraih medali masih terbuka lebar jika pembinaan dilakukan secara serius dan terprogram.
“Jember menjadi kabupaten pertama di Jawa Timur yang dikukuhkan. Ini seharusnya menjadi momentum untuk curi start, segera menyusun program pembinaan atlet padel agar bisa berprestasi dan menjadi kebanggaan masyarakat Jember,” pungkasnya.
(Nurdiansyah)