BOJONEGORO,mediainfopol.com

Tidak dapat disangkal lagi, masalah sampah telah menjadi momok di berbagai daerah, termasuk di Desa Trucuk Kecamatan Trucuk, Namun, Pemdes Trucuk tidak tinggal diam menghadapi persoalan ini. Dengan inisiatif dan kerja keras perangkat desa beserta warganya, dan di dukung Dari Exxon Mobil, sedang mempersiapkan Lahan Pembangunan TPS 3R di Wilayah Rt. 14.

Inovasi Pengelolaan Sampah ini Adalah inisiatif ExxonMobil bersama Alas Institute
Untuk mendukung Gerakan Bersama Pengelolaan Sampah dan Perubahan Perilaku Hidup Bersih” (Gerbang Sapu Bersih) di Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk.

Desa Trucuk Di pilih Sebagai Pembangunan TPS 3R karena memiliki modal sosial kuat dan rekam jejak inovatif. Ia menekankan perlunya pelibatan aktif warga dalam semua tahapan program.

Oleh sebab itu Hari ini, Pemdes bersama Warga Setempat Mempersiapkan Lahan Pembangunan TPS 3R, Syukuran Dan Pembersihan Lahan.

“Hari ini Pemdes Bersama Warga Setempat Membersihkan Lahan yang nantinya akan di dirikan untuk pembangunan TPS 3R, Sebelum Pembersihan Kita Laksanakan Tradisi Syukuran Untuk Babat Alas Pembukaan Lahannya, Dan Sebagai Informasi Kepada Masyarakat Desa Trucuk Dan Publik lainnya, Untuk Pembangunan TPS 3R ini sepenuhnya di danai oleh Pihak ExxonMobil dan Untuk sosialisasinya Di bantu Teman Teman dari Alas Institute, Ujar Sunoko S.Sos.SH. NL.P., selaku Kepala Desa Trucuk.

Ditambahkan Oleh Sunoko Bahwasanya Kegiatan Ini Juga Untuk Mendukung Program Yang di canangkan Oleh Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono terkait Program Pengelolaan Sampah Di lingkungan Masing Masing.

Melalui program ini, setiap warga didorong untuk bertanggung jawab atas sampah yang mereka hasilkan. Mereka dibekali dengan tempat sampah yang nantinya akan ada petugas Untuk mengambil di rumah warga, yang kemudian Akan di Kumpulkan Di TPS Desa.

Dampak Positif Inovasi

Inovasi pengelolaan sampah yang diterapkan di Desa Trucuk kedepannya di harapkan Akan membawa banyak dampak positif. Kepala Desa Trucuk juga mengungkapkan bahwa program tersebut, diharapkan volume sampah yang di buang sembarangan akan berkurang, dan bisa menjadi nilai Ekonomis Tersendiri.*