Magelang , mediainfopol.com | – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Magelang menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat tertimpa bencana yang mengakibatkan rumah rusak/roboh. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Magelang, Sahid di Rumah Dinas Wakil Bupati Magelang, Senin (3/11/25).

Wakil Bupati Magelang Sahid menyampaikan rasa prihatin dan empati yang sangat mendalam kepada masyarakat yang tertimpa musibah/bencana alam. Menurutnya, musibah ini adalah ujian dan ketetapan dari Tuhan yang harus dihadapi dengan sabar, tawakal dan semangat untuk bangkit kembali.

Pada kesempatan ini, ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Magelang. BAZNAS telah menunjukkan peran nyata dan konsisten sebagai lembaga yang hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana.

Bantuan ini diserahkan kepada empat penerima manfaat karena telah mengalami musibah yang mengakibatkan rumah roboh/rusak akibat cuaca ekstrem dan tanah longsor. Sahid mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan bukti nyata sinergi kebaikan dari para muzakki, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan seluruh masyarakat Magelang yang menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.

Bantuan yang diserahkan ini merupakan wujud nyata kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat Magelang.

“Ini adalah pesan bahwa Bapak/Ibu tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit ini. Pemerintah Daerah, bersama BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan, senantiasa hadir untuk mendampingi dan membantu meringankan beban,” kata Sahid.

Ia berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membantu proses pemulihan, baik dalam perbaikan rumah, pemenuhan kebutuhan dasar, atau untuk modal kembali bangkit menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami juga mendorong agar kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Magelang dan BAZNAS terus diperkuat, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga dalam program-program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat lainnya. Mari kita jadikan dana zakat ini sebagai instrumen yang efektif dalam mencapai kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di Kabupaten Magelang,” ujar Sahid.

Kepada para penerima bantuan, ia berpesan agar tetap semangat dan jangan pernah menyerah. Musibah ini bisa sebagai pelajaran untuk meningkatkan kewaspadaan di masa mendatang.

Ketua BAZNAS Kabupaten Magelang, M. Kholid As’adi menyampaikan, penyerahan bantuan BAZNAS kebencanaan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada warga Kabupaten Magelang yang tengah ditimpa musibah.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus juga dalam rangka melaksanakan program pemerintah khususnya untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem,” kata M. Kholid As’adi.

Penerima manfaat tersebut antara lain Karsiah asal Salamkanci, Kecamatan Bandongan mendapat bantuan Rp15 juta, Nursalim asal Prangkoan Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik Rp5 juta, Soir warga Manggang Temanggal, Tempuran Rp5 juta, dan Rohmad warga Desa Adikarto, Muntilan Rp5 juta.

“Total bantuan yang kita berikan sejumlah Rp30 juta dari BAZNAS Kabupaten Magelang, semoga bisa bermanfaat bagi bapak ibu sekalian,” tutup M. Kholid As’adi.

Marliyanto

You missed

Alternatif judul; 1. Puncak Arus Balik Ketapang 26–29 Maret, Pemudik Diimbau gAtur Waktu 2. Rakor Terhubung Kapolri, Banyuwangi Siapkan 16 Buffer Zone di Ketapang 3. Arus Balik Mulai Padat, Kapolda Tekankan Sinergi Pengamanan Jawa–Bali 4. Ketapang Siaga Arus Balik, Tiket Ferry Wajib via Ferizy 5. Lonjakan Pemudik Diprediksi Akhir Maret, Aparat Siaga Penuh BANYUWANGI, Arus balik Lebaran di Pelabuhan Ketapang mulai menunjukkan peningkatan sejak Senin (23/3/2026), terutama didominasi kendaraan roda dua. Puncak arus balik diprediksi terjadi pada 26–29 Maret 2026. Mengantisipasi lonjakan tersebut, Pemkab Banyuwangi bersama TNI-Polri dan stakeholder menggelar rapat koordinasi di Posko ASDP Ketapang, Selasa (24/3/2026), yang juga terhubung secara daring dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Rakor dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Wakil Bupati Mujiono, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, serta Forkopimda. Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.S.i, mengimbau pemudik untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan pada periode puncak. “Kami mengimbau pemudik bisa mengatur waktu perjalanan, termasuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere agar tidak menumpuk di puncak arus balik,” ujar Wabup Mujiono. Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kelancaran arus balik di jalur strategis Jawa–Bali. “Koordinasi ini penting untuk memastikan seluruh skenario pengamanan dan rekayasa lalu lintas berjalan optimal, sehingga arus balik tetap aman dan lancar,” tegas Irjen Pol Nanang Avianto. Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan menyebutkan, berbagai langkah mitigasi telah disiapkan, termasuk penyediaan buffer zone di sejumlah titik. “Kami telah menyiapkan 16 titik buffer zone untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Selain itu, lokasi seperti RTK Tanjungwangi, Terminal Sri Tanjung, hingga Grand Watu Dodol juga difungsikan sebagai kantong parkir tambahan,” jelas Kombes Pol Rofiq, yang dikenal sebagai polisi santri. Ditambahkan Kapolresta Rofiq, personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, SAR, relawan, dan stakeholder lainnya disiagakan penuh selama masa arus balik. “Seluruh personel kami siagakan untuk memastikan kelancaran dan keamanan pemudik di lintasan penyeberangan Jawa–Bali,” tambah pamen asal Magelang ini. Di sisi lain, Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menegaskan bahwa sistem pembelian tiket kini sepenuhnya dilakukan secara digital. “Tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Seluruh pengguna jasa wajib membeli tiket melalui aplikasi Ferizy yang sudah tersedia hingga H-60,” pungkasnya.