Mediainfopol.com- Surabaya – Pada hari Kamis, (30/10/2025)pagi, Universitas Teknologi Surabaya (UTS) mengadakan wisuda Ke XVIII tahun 2025 untuk program Magister Manajemen dan program sarjana di Gedung Aula Universitas Teknologi Surabaya, Jalan Balongsari Praja V No. 1 Surabaya. Sebanyak 37 lulusan dari jenjang sarjana dan magister resmi dikukuhkan dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung meriah sekaligus khidmat.

Acara wisuda yang berlangsung secara offline ini dihadiri oleh perwakilan Yayasan Pendidikan Pembangunan Surabaya (YPPS), pimpinan universitas, senat, serta seluruh civitas universitas. Wisuda kali ini dimulai dengan pengukuhan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan humaniora, lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Lulusan Pasca Sarjana.

Prosesi Wisuda diawali dengan kirab mahasiswa dan diiringi dengan Paduan Suara UTS, dilanjutkan dengan lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars UTS.

Rektor Universitas Teknologi Surabaya, Dr. Apt. Gunawan Pamudji Widodo, S.Si., M.Si., secara resmi membuka Sidang Senat Terbuka.

Dalam sambutannya Dr. Apt. Gunawan Pamudji Widodo, S.Si., M.Si. menekan kan bahwa gelar sarjana dan magister bukan sekedar pencapaian pribadi, melaikan amanah untuk berkarya bagi bangsa. Beliau juga menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan dalam berbagai aspek, termasuk mutu, tata kelola, pendidikan, pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan sarana pendukung lainnya, sebagai bagian dari komitmen universitas untuk perbaikan berkelanjutan.

Selain itu, acara wisuda diakiri dengan pemberian penghargan 8 wisudawan terbaik dari Strata 1 dan Strata 2. Pemberian penghargaan Magister Manajemen diwakili oleh Ketua BPH Yayasan Pendidikan Pembangunan Surabaya, Agus Suseno Endriyanto, SE. MBa., kepada 4 lulusan terbaik Magister yaitu dr. Endang Silatur Rominingsih, M.M., Deny Gita Bagus Rahadi, S.Pd., M.M., Achmad Fanani Yunianto, S.T., M.M., dan Agus Mustofa. S.T., M.M.

Sedangkan pemberian penghargaan lulusan terbaik sarjana diwakili oleh Rektor UTS, Dr. Apt. Gunawan Pamudji Widodo, S.Si., M.Si.,kepada Dwi Syilvia Ningrum, S.Ak, Ria Four Ladys Lumban Tobing, S.M, Reno Andhika Hermanto, S.AN dan Moh. Albe Salahuddin, S.H.
Melalui wisuda ke – XVIII ini, Universitas Teknologi Surabaya (UTS) kembali menekankan komitmen universitas dalam mencetak lulusan unggul, berkarakter, berbudi pekerti tinggi, siap membawa Indonesia menuju kejayaan 2045. (Tim)

By Man

You missed

Alternatif judul; 1. Puncak Arus Balik Ketapang 26–29 Maret, Pemudik Diimbau gAtur Waktu 2. Rakor Terhubung Kapolri, Banyuwangi Siapkan 16 Buffer Zone di Ketapang 3. Arus Balik Mulai Padat, Kapolda Tekankan Sinergi Pengamanan Jawa–Bali 4. Ketapang Siaga Arus Balik, Tiket Ferry Wajib via Ferizy 5. Lonjakan Pemudik Diprediksi Akhir Maret, Aparat Siaga Penuh BANYUWANGI, Arus balik Lebaran di Pelabuhan Ketapang mulai menunjukkan peningkatan sejak Senin (23/3/2026), terutama didominasi kendaraan roda dua. Puncak arus balik diprediksi terjadi pada 26–29 Maret 2026. Mengantisipasi lonjakan tersebut, Pemkab Banyuwangi bersama TNI-Polri dan stakeholder menggelar rapat koordinasi di Posko ASDP Ketapang, Selasa (24/3/2026), yang juga terhubung secara daring dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Rakor dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Wakil Bupati Mujiono, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, serta Forkopimda. Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.S.i, mengimbau pemudik untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan pada periode puncak. “Kami mengimbau pemudik bisa mengatur waktu perjalanan, termasuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere agar tidak menumpuk di puncak arus balik,” ujar Wabup Mujiono. Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kelancaran arus balik di jalur strategis Jawa–Bali. “Koordinasi ini penting untuk memastikan seluruh skenario pengamanan dan rekayasa lalu lintas berjalan optimal, sehingga arus balik tetap aman dan lancar,” tegas Irjen Pol Nanang Avianto. Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan menyebutkan, berbagai langkah mitigasi telah disiapkan, termasuk penyediaan buffer zone di sejumlah titik. “Kami telah menyiapkan 16 titik buffer zone untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Selain itu, lokasi seperti RTK Tanjungwangi, Terminal Sri Tanjung, hingga Grand Watu Dodol juga difungsikan sebagai kantong parkir tambahan,” jelas Kombes Pol Rofiq, yang dikenal sebagai polisi santri. Ditambahkan Kapolresta Rofiq, personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, SAR, relawan, dan stakeholder lainnya disiagakan penuh selama masa arus balik. “Seluruh personel kami siagakan untuk memastikan kelancaran dan keamanan pemudik di lintasan penyeberangan Jawa–Bali,” tambah pamen asal Magelang ini. Di sisi lain, Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menegaskan bahwa sistem pembelian tiket kini sepenuhnya dilakukan secara digital. “Tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Seluruh pengguna jasa wajib membeli tiket melalui aplikasi Ferizy yang sudah tersedia hingga H-60,” pungkasnya.