BANYUWANGI, – Mediainfopol.com

Memasuki bulan suci Ramadhan, Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) Kebun Kalitelepak menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan kepada lansia, anak yatim, serta tempat ibadah di lingkungan internal kebun dan desa terdekat, Rabu (26/3/25).

Bakti sosial kali ini menyasar 90 lansia dengan pemberian paket sembako, serta 26 anak yatim yang menerima bantuan berupa sembako, uang tunai, dan Al-Qur’an. Selain itu, sebanyak 40 masjid dan mushola mendapatkan donasi Al-Qur’an, yang diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ibadah umat selama bulan Ramadhan.

Ketua IKBI Kebun Kalitelepak, Iva Dwi Setiyorini Akhsan, menyampaikan harapannya agar kegiatan bakti sosial ini dapat berkesinambungan dan memberikan manfaat serta berkah, baik bagi para donatur maupun penerima santunan. “Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi,” ujarnya.

Kegiatan sosial ini terlaksana berkat sinergi antara pengurus dan seluruh anggota IKBI Kebun Kalitelepak dengan dukungan dari beberapa stakeholder, di antaranya PT. SGN, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Pabrik Gula Asembagus, dan Pabrik Gula Glenmore. Selain itu, partisipasi dari warga masyarakat peduli shodaqoh Al-Qur’an yang berasal dari Jember dan Banyuwangi turut memperkuat kegiatan ini.

General Manager Kebun Kalitelepak, Khubul Wathoni Ahsani Taqwin, S.T.P., menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan sekaligus menjadi amal jariyah bagi para donatur.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan dan para donatur memperoleh pahala jariyah serta keberkahan di bulan Ramadhan,” ungkapnya.

IKBI Kebun Kalitelepak berharap kegiatan bakti sosial ini dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk saling berbagi dan mempererat tali silaturahmi di bulan yang penuh rahmat ini. Keberlanjutan kegiatan serupa juga diharapkan dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Dengan adanya kegiatan bakti sosial ini, IKBI Kebun Kalitelepak menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan memperkuat hubungan dengan lingkungan sekitar. Semoga semangat kepedulian ini terus tumbuh dan berkembang di masa mendatang.

( sis kbiromip )

You missed

Kepala BKN ke Jember, Apresiasi Kebijakan Pengangkatan Ribuan PPPK Diskominfo Jember – Pemerintah Kabupaten Jember kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang berani mengambil langkah strategis dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan olahraga bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, yang digelar di Alun-Alun Nusantara Jember, Jumat (9/1/2026). Kehadiran Kepala BKN Pusat di Jember menjadi penanda penting sekaligus pengakuan nasional atas kebijakan progresif Pemkab Jember dalam memperjuangkan kepastian status pegawai, khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu maupun paruh waktu. Jember tercatat sebagai kabupaten dengan jumlah pengangkatan P3K paruh waktu terbesar di Indonesia, mencapai sekitar 8.000 orang. Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan bahwa kunjungan Kepala BKN ke Jember merupakan bentuk apresiasi sekaligus penguatan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah. “Alhamdulillah hari ini kita kedatangan tamu Kepala BKN Pusat. Beliau datang ke Jember sebagai bentuk komitmen dan apresiasi karena Jember hari ini memperjuangkan nasib PPPK dan PPPK paruh waktu terbesar di Indonesia,” ujar Gus Fawait. Ia mengakui bahwa pengangkatan ribuan PPPK berdampak signifikan terhadap kondisi fiskal daerah. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Jember bersama DPRD sepakat bahwa kejelasan status pegawai yang telah mengabdi selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun adalah bentuk penghormatan terhadap pengabdian. Gus Fawait juga menegaskan kebijakan Pemkab Jember yang tetap mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dalam APBD Tahun Anggaran 2026. “Di saat pemerintah provinsi dan banyak kabupaten/kota lain melakukan penyesuaian bahkan pemotongan TPP, Jember memilih mempertahankan TPP. Ini berarti secara rasio APBD, Jember justru melakukan penguatan kesejahteraan ASN,” jelasnya. Kebijakan tersebut telah mendapatkan persetujuan DPRD Jember dan diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga motivasi, integritas, serta kualitas pelayanan publik. “Sebagai bentuk komitmen, insya Allah ASN Jember akan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” imbuh Gus Fawait. Sementara itu, Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh memberikan apresiasi tinggi atas keberanian dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperjuangkan ASN dan P3K. “Pengangkatan PPPK penuh waktu dan paruh waktu di Jember berjalan sangat baik. Delapan ribu PPPK paruh waktu itu angka yang sangat besar, salah satu yang terbesar di Indonesia,” ujar Prof. Zudan. Ia menilai kebijakan Jember sebagai contoh konkret keberpihakan pemerintah daerah terhadap pengabdian pegawai, sekaligus bukti keseriusan kepala daerah dalam membangun birokrasi yang manusiawi. “Ini adalah wujud perjuangan luar biasa. Maka mari kita bantu Bupati dan Wakil Bupati Jember dengan cara meningkatkan kinerja, meningkatkan pendapatan daerah, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. Kegiatan olahraga bersama ini menjadi lebih dari sekadar agenda kebersamaan. Ia menjelma sebagai simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sistem kepegawaian yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak pada pengabdian. Melalui pengangkatan PPPK terbesar secara nasional, kebijakan mempertahankan TPP, serta penataan administrasi kepegawaian, Kabupaten Jember menegaskan diri sebagai daerah yang berani mengambil risiko fiskal demi kepastian status, martabat, dan masa depan para ASN.