REJANG LEBONG//  Mediainfopol.Com/Bupati kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Muhammad Fikri, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur, terutama jalan poros kabupaten yang mengalami kerusakan, tetap menjadi prioritas pemerintahannya. Meskipun terjadi pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat, Fikri memastikan proyek perbaikan akan tetap berjalan demi kepentingan masyarakat.

“Walaupun saat ini tengah terjadi efisiensi anggaran, di mana anggaran bidang PUPR terdampak akibat adanya pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat, namun untuk program prioritas seperti perbaikan jalan poros kabupaten akan tetap kita laksanakan,” ujar Fikri dalam acara buka puasa bersama dan ramah tamah di rumah dinas Bupati Rejang Lebong, Minggu (2/3) malam

Salah satu jalan yang menjadi perhatian utama adalah Jalan S Sukowati Curup, yang berperan sebagai jalur vital menuju rumah dinas bupati, kantor bupati, serta kompleks perkantoran lainnya. Jalan ini sudah mengalami kerusakan selama beberapa tahun terakhir dan bahkan sempat viral di media sosial, memicu keluhan dari masyarakat.

“Jalan ini sangat penting bagi mobilitas masyarakat dan pemerintahan. Kami menyadari kondisi yang ada dan akan segera melakukan perbaikan dengan menggunakan anggaran daerah,” tegas Fikri.

Keluhan terkait jalan rusak memang menjadi salah satu isu yang banyak disorot di Kabupaten Rejang Lebong. Banyak warga mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang dan rusak parah, yang tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan

Selain jalan, Pemkab Rejang Lebong juga menaruh perhatian besar pada masalah banjir yang kerap melanda sejumlah titik dalam kota saat hujan deras. Beberapa wilayah yang paling sering terdampak antara lain Kelurahan Talang Rimbo Baru, Dusun Curup, dan persimpangan lampu merah di Kelurahan Sukaraja.

Fikri mengakui bahwa sistem drainase yang kurang optimal menjadi salah satu penyebab utama banjir di beberapa kawasan tersebut. Oleh karena itu, selain perbaikan jalan, pihaknya juga berkomitmen untuk melakukan penanganan banjir dengan perbaikan dan optimalisasi saluran drainase.

“Meskipun anggaran dipangkas, namun apa yang menjadi keinginan masyarakat tetap kita perjuangkan,” kata Fikri.

Selain itu, Pemkab juga berencana mengadakan lampu jalan di seluruh desa dan kelurahan agar kondisi penerangan di malam hari lebih baik. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Di luar masalah infrastruktur, Bupati Rejang Lebong juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu program yang akan digenjot adalah pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar lebih berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Perekonomian masyarakat harus terus tumbuh. Kami akan terus mendorong UMKM agar lebih berkembang, termasuk dengan bantuan pelatihan, pemasaran, hingga akses permodalan,” kata Fikri.

Selain itu, Pemkab juga akan berupaya menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar lebih maksimal. Dengan peningkatan PAD, diharapkan keuangan daerah lebih kuat dalam mendukung program-program pembangunan.

Di hadapan ribuan warga yang menghadiri acara buka puasa bersama, termasuk ASN, perangkat desa/kelurahan, kepala OPD, dan unsur Forkopimda, Fikri meminta dukungan penuh agar program pembangunan yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar visi dan misi yang telah kami janjikan kepada masyarakat dalam Pilkada 2024 dapat terealisasi,” pungkasnya.

Dengan berbagai tantangan, termasuk keterbatasan anggaran, Pemkab Rejang Lebong bertekad untuk tetap menjalankan program pembangunan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.
(M.Harus ak)