Bojonegoro-MediaInfopol.com.
Brigade Barisan Republik hari ini tanggal 26 Desember 2023 mengadakan acara perkumpulan dengan penuh semangat perjuangan untuk menata struktural organisasi BR demi tercapainya sub bidang usaha industri, pertanian serta sub bidang UMKM Perkoperasian.

Bertempat Centro manajemen di jalan Veteran No.9 Ngrowo Kecamatan Bojonegoro Jawa Timur, yang di ketuai oleh Dewan perwakilan wilayah Jawa Timur Ahmad Ali Asyhari S.H, M.M

Dalam sambutannya beliau mengucapkan tema Pembentukan Barisan Republik DPW Jawa Timur, dan Perlu di ketahui, pembentukan Brigadir Jawa Timur ini pun baru di bentuk kisaran belum ada sebulan dan nantinya dalam acara ini akan di bentuk ulang untuk ketua brigade Jawa Timur ya itu mas Agung Santoso.

Berdirinya Barisan Republik berawal mula dari yayasan Widiya citra Nusantara dan waktu itu di dukung langsung oleh mantan Persiden Republik Indonesia Suharto. Barisan Republik ini bergerak di bidang sosial kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, bina UMKM, bina Kuliner serta pembinaan generasi muda karang taruna. “Ungkapnya.

Jadi perlu di ketahui Barisan Republik adalah murni Lembaga berbasis ekonomi kerakyatan dan Barisan Republik tidak pernah terapresiasi oleh politik apapun dan tidak ada tumpangan dari partai atau presiden siapapun, tapi diperbolehkan orang orang yang ada di barisan republik boleh berpolitik karena itu adalah hak asasinya masing masing.

Masih menurut Ahmad Ali Asyhari S.H, M.M Barisan Republik terdiri dari 3 Elemen yang pertama adalah Barisan Republik dan yang ke dua Brigadir Barisan Republik dan yang terakhir adalah BPHU (Badan Pengelola Hasil Usaha), tujuan adanya BPHU adalah untuk mengetahui dari semua hasil pengelolaan yang nantinya akan di kelola dari perusahaan.

Barisan Republik adalah pengirim program jadi program paling bawah sendiri adalah kelompok pelaku usaha yang di naungi oleh DPT dimasing masing di setiap kecamatan dari DPC program pelaku usaha akan naik ke DPT baru di olah lagi ke DPP setelah itu di naikan lagi ke DPP Pusat.

‘Setelah di setujui dana akan dicairkan ke DPW dan DPW akan di bantu oleh Brigadir Barisan Republik, dan nantinya jugak akan di bantu BPHU untuk turun ke bawah guna untuk di sampaikan ke pelaku usaha.

Dan Perlu di ketahui, semua dana tersebut memakai dana dari WCN Widiya Citra Nusantara atau dana pribadi yang bersifat mandiri tanpa campur tangan pemerintah dalam hal pendanaan. Namun kita adalah mitra pemerintah dalam hal pengembangan ekonomi kerakyatan bina UMKM dan bina wisata kuliner. Dengan tujuan membangun generasi yang cerdas dan berkarakter.

Tak hanya itu, Barisan Republik menyediakan modal usaha diantaranya dengan syarat mempunyai Kartu Tanda Anggota Barisan Republik. Tutur Ahmad Ali Asyhari S.H, M.M

Sambutan yang terakhir di ucapkan oleh wakil ketua komandan Satuan Brigadir Barisan Republik Andy fendra yang jugak sebagai anggota aktif Marinir di Sidoarjo Jawa Timur di akhir sambutanya beliau mengungkapkan kedisiplinan dalam menjalankan sebuah usaha apapun yang pertama yaitu kedisiplinan waktu. “Jadi masuk ke dalam lingkup Brigadir Barisan Republik mensetnya harus segera dirubah karena kedisiplinan muncul dan datang dari benak hati serta fikiran kita sendiri. Jadilah orang yang di siplin agar dapat maju serta tercapai kehidupan yang lebih layak. “Ungkapnya

Alhamdulillah acara berakhir dengan lancar dan di akhiri dengan ramah tamah semoga acara ini dapat bermanfaat bagi semua anggota Barisan Republik yang saat ini ada didalam lingkup keanggotaan, dan selamat menjalankan tugas tugasnya sesuai tupoksi yang ada di dalam lingkup struktur organisasi Brigadir Barisan Republik ini. Dalam kesempatan yang sama Ghozali bagian Humas dalam negeri dan luar negeri DPW Jatim mengatakan “Bahwa kami sangat bangga bisa bergabung denga Barisan Republik,karena tujuan kami hanya demi Rakyat,oleh Rakyat,untuk Rakyat dan kami berharap untuk Desa Mojodeso semua Masyarakatnya bisa merasakan manfaat adanya Barisan Republik kedepannya.” Pungkas Bang jali sapaan akrab didunia pewarta.
(Ghozali/Infopol)

By Man

You missed

Kepala BKN ke Jember, Apresiasi Kebijakan Pengangkatan Ribuan PPPK Diskominfo Jember – Pemerintah Kabupaten Jember kembali menegaskan posisinya sebagai daerah yang berani mengambil langkah strategis dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan olahraga bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, yang digelar di Alun-Alun Nusantara Jember, Jumat (9/1/2026). Kehadiran Kepala BKN Pusat di Jember menjadi penanda penting sekaligus pengakuan nasional atas kebijakan progresif Pemkab Jember dalam memperjuangkan kepastian status pegawai, khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu maupun paruh waktu. Jember tercatat sebagai kabupaten dengan jumlah pengangkatan P3K paruh waktu terbesar di Indonesia, mencapai sekitar 8.000 orang. Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan bahwa kunjungan Kepala BKN ke Jember merupakan bentuk apresiasi sekaligus penguatan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah. “Alhamdulillah hari ini kita kedatangan tamu Kepala BKN Pusat. Beliau datang ke Jember sebagai bentuk komitmen dan apresiasi karena Jember hari ini memperjuangkan nasib PPPK dan PPPK paruh waktu terbesar di Indonesia,” ujar Gus Fawait. Ia mengakui bahwa pengangkatan ribuan PPPK berdampak signifikan terhadap kondisi fiskal daerah. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Jember bersama DPRD sepakat bahwa kejelasan status pegawai yang telah mengabdi selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun adalah bentuk penghormatan terhadap pengabdian. Gus Fawait juga menegaskan kebijakan Pemkab Jember yang tetap mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dalam APBD Tahun Anggaran 2026. “Di saat pemerintah provinsi dan banyak kabupaten/kota lain melakukan penyesuaian bahkan pemotongan TPP, Jember memilih mempertahankan TPP. Ini berarti secara rasio APBD, Jember justru melakukan penguatan kesejahteraan ASN,” jelasnya. Kebijakan tersebut telah mendapatkan persetujuan DPRD Jember dan diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga motivasi, integritas, serta kualitas pelayanan publik. “Sebagai bentuk komitmen, insya Allah ASN Jember akan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” imbuh Gus Fawait. Sementara itu, Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh memberikan apresiasi tinggi atas keberanian dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperjuangkan ASN dan P3K. “Pengangkatan PPPK penuh waktu dan paruh waktu di Jember berjalan sangat baik. Delapan ribu PPPK paruh waktu itu angka yang sangat besar, salah satu yang terbesar di Indonesia,” ujar Prof. Zudan. Ia menilai kebijakan Jember sebagai contoh konkret keberpihakan pemerintah daerah terhadap pengabdian pegawai, sekaligus bukti keseriusan kepala daerah dalam membangun birokrasi yang manusiawi. “Ini adalah wujud perjuangan luar biasa. Maka mari kita bantu Bupati dan Wakil Bupati Jember dengan cara meningkatkan kinerja, meningkatkan pendapatan daerah, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya. Kegiatan olahraga bersama ini menjadi lebih dari sekadar agenda kebersamaan. Ia menjelma sebagai simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sistem kepegawaian yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak pada pengabdian. Melalui pengangkatan PPPK terbesar secara nasional, kebijakan mempertahankan TPP, serta penataan administrasi kepegawaian, Kabupaten Jember menegaskan diri sebagai daerah yang berani mengambil risiko fiskal demi kepastian status, martabat, dan masa depan para ASN.