MANADO | mediainfopol.com ~ Polresta Manado terus aktif dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (HARKAMTIBMAS) menjelang perayaan Natal dan Pemilu 2024.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya Harkamtibmas, Polresta Manado melaksanakan Kegiatan Jumat Bacirita di Kantin Presisi Polresta Manado, Jumat (01/12/2023).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polresta Manado, yang secara aktif terlibat dalam mendidik dan memberikan informasi kepada masyarakat. Hadir dalam acara tersebut adalah Kepala Lingkungan, Tokoh Agama, serta masyarakat yang berada di wilayah hukum Polresta Manado.

Dalam sambutannya, Secara terpisah Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait melalui Kasat Binmas Polresta Manado menyampaikan pentingnya kerjasama antara kepolisian, kepala lingkungan, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Nataru dan Pemilu 2024. Beliau juga mengajak semua pihak untuk saling mendukung dan bekerja sama demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan tertib.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum untuk berbicara, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat. Dengan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan dapat terwujud situasi yang kondusif menjelang perayaan Natal dan pelaksanaan Pemilu 2024. Polresta Manado terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan perlindunganterbaik bagi masyarakat demi menciptakan kehidupan yang aman dan tenteram.
Sofyan

By Man

You missed

Alternatif judul; 1. Puncak Arus Balik Ketapang 26–29 Maret, Pemudik Diimbau gAtur Waktu 2. Rakor Terhubung Kapolri, Banyuwangi Siapkan 16 Buffer Zone di Ketapang 3. Arus Balik Mulai Padat, Kapolda Tekankan Sinergi Pengamanan Jawa–Bali 4. Ketapang Siaga Arus Balik, Tiket Ferry Wajib via Ferizy 5. Lonjakan Pemudik Diprediksi Akhir Maret, Aparat Siaga Penuh BANYUWANGI, Arus balik Lebaran di Pelabuhan Ketapang mulai menunjukkan peningkatan sejak Senin (23/3/2026), terutama didominasi kendaraan roda dua. Puncak arus balik diprediksi terjadi pada 26–29 Maret 2026. Mengantisipasi lonjakan tersebut, Pemkab Banyuwangi bersama TNI-Polri dan stakeholder menggelar rapat koordinasi di Posko ASDP Ketapang, Selasa (24/3/2026), yang juga terhubung secara daring dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Rakor dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Wakil Bupati Mujiono, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, serta Forkopimda. Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.S.i, mengimbau pemudik untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan pada periode puncak. “Kami mengimbau pemudik bisa mengatur waktu perjalanan, termasuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere agar tidak menumpuk di puncak arus balik,” ujar Wabup Mujiono. Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kelancaran arus balik di jalur strategis Jawa–Bali. “Koordinasi ini penting untuk memastikan seluruh skenario pengamanan dan rekayasa lalu lintas berjalan optimal, sehingga arus balik tetap aman dan lancar,” tegas Irjen Pol Nanang Avianto. Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan menyebutkan, berbagai langkah mitigasi telah disiapkan, termasuk penyediaan buffer zone di sejumlah titik. “Kami telah menyiapkan 16 titik buffer zone untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Selain itu, lokasi seperti RTK Tanjungwangi, Terminal Sri Tanjung, hingga Grand Watu Dodol juga difungsikan sebagai kantong parkir tambahan,” jelas Kombes Pol Rofiq, yang dikenal sebagai polisi santri. Ditambahkan Kapolresta Rofiq, personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, SAR, relawan, dan stakeholder lainnya disiagakan penuh selama masa arus balik. “Seluruh personel kami siagakan untuk memastikan kelancaran dan keamanan pemudik di lintasan penyeberangan Jawa–Bali,” tambah pamen asal Magelang ini. Di sisi lain, Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menegaskan bahwa sistem pembelian tiket kini sepenuhnya dilakukan secara digital. “Tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan. Seluruh pengguna jasa wajib membeli tiket melalui aplikasi Ferizy yang sudah tersedia hingga H-60,” pungkasnya.